Laporkan Masalah

PROBLEMATIKA HUKUM DALAM PERPANJANGAN HAK GUNA BANGUNAN YANG DIBEBANI HAK TANGGUNGAN PADA KANTOR PERTANAHAN KOTA SAMARINDA (Studi di Wilayah Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur)

BAYU ADI SAPUTRA, Prof.Dr.Sudjito, SH., M.Si

2012 | Tesis | S2 Magister Kenotariatan

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji mengenai problematika Perpanjangan Hak Guna Bangunan yang dapat dibebani Hak Tanggungan pada Kantor Pertanahan Kota Samarinda, dan untuk mengetahui peranan Kantor Pertanahan Kota Samarinda dalam menyelesaikan problematika yang berkaitan dengan proses perpanjangan Hak Guna Bangunan yang dibebani Hak Tanggungan. Penyusunan tesis ini menggunakan penelitian empiris yaitu penelitian yang mengutamakan penelitian lapangan untuk memperoleh data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, yang didukung oleh data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan. Selanjutnya terhadap data-data yang diperoleh dilakukan analisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif Berdasarkan Penelitian, diperoleh hasil bahwa: (1) adanya problematika perpanjangan Hak Guna Bangunan yang dibebani hak tanggungan, problematika tersebut terdiri dari 2 (dua) yakni perpanjangan Hak Guna Bangunan yang jatuh tempo sebelum kreditnya berakhir dan kurangnya wawasan yang dimiliki masyarakat menyangkut proses perpanjangan Hak Guna Bangunan ; (2) solusi dari dua problematika tersebut yaitu melalui perpanjangan dan pembaharuan Hak Guna Bangunan dilakukan oleh pemegang hak atas tanah dengan ijin tertulis dari pemegang Hak Tanggungan serta peranan dengan meningkatkan pelayanan, arahan dan informasi kepada masyarakat dalam mengurus perpanjangan Hak guna Bangunan. Perpanjangan dan pembaharuan Hak Guna Bangunan adalah langkah yang dilakukan Kantor Pertanahan untuk menyelesaikan problematika Hak Guna Bangunan yang berakhir haknya dan masih dibebani Hak Tanggungan.

This research aims to find out and discuss about the problematic of Building Right Utility extension that can be imposed by Obligation Right on Land Office in Samarinda City, and to determine the role of Land Office in Samarinda City in solving the problems related to the process of Building Right Utility extension that can be imposed by Obligation Right. This research arranged using empiric research that is the research which emphasizes field research to find the primary data that is the data obtained directly from the field with uses data collecting technique as interview, supported by secondary data that is data obtained from literature research. Moreover, regarding the obtained data, it conducted the qualitative analysis and formed as descriptive result finding report. Based on the research, the obtained results are: (1) there is extension of Building Right Utility problematic which can be imposed by obligation right, it consists of 2(two) problems, they are the extension of Building Right Utility which matures before the credit expired and the less of society perception related to extension of Building Right Utility process; (2) the solution from two problems above can be taken through extension and renewal the Building Right Utility conducted by privilege holder on land with the written license from the obligation right holder with a role through improving the service, guideline and information to the society in organizing the extension of Building Right Utility. Extension and renewal of Building Right Utility is a step carried out by land office to solve of Building Right Utility problematic which expired of the right and still imposed by obligation right.

Kata Kunci : problematika perpanjangan Hak Guna Bangunan, Hak Tanggungan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.