PERILAKU POLITIK ELIT MUHAMMADIYAH PADAPEMILIHAN KEPALA DAERAHKALIMANTANTENGAH TAHUN2010
Muhammad Agus Prianto, Dra. Ratnawati, SU
2011 | Tesis | S2 Ilmu Politik minat Politik Lokal & Otonomi DaerahPenelitian ini bertujuan untuk mengambarkan elit Muhammadiyah Kalimantan Tengah pada periode kepengurusan tahun 2005-2010 dengan mengidentifikasi dari bagaimana peran dan pengaruh para elit pada kebijakan organisasi, serta memberikan gambaran basis kuasa yang dimiliki oleh para elit dimaksud. Kemudian berusaha memberikan gambaran bentuk perilaku elit Muhammadiyah Kalimantan Tengah pada pemilihan kepala daerah Tahun 2010 berserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Metode ini adalah metode yang secara langsung menghubungkan antara peneliti dengan responden, dengan tujuan menghasilkan data deskriftif. Data berupa kata-kata lisan maupun tulisan tentang perilaku yang diamati sehingga menemukan kebenaran yang dapat diterima oleh akal sehat manusia. Hasil dari penelitian didapati ada sembilan (9) individu dari kepengurusan DPW. Muhammadiyah Kalimantan Tengah periode tahun 2005-2010 yang dapat dinyatakan sebagai elit sesuai batasan dari penulisan ini dengan basis kuasa yang tidak sama dimiliki oleh masing-masing elit. Bahwa dari sembilan individu yang dinyatakan sebagai elit dari individu- individu yang berada di dalam struktur kepengurusan DPW. Muhammadiyah Kalimantan Tengah periode tahun 2005-2010, didapati hanya ada dua bentuk perilaku politik dari para elit tersebut pada saat pemilhan kepala daerah tahun 2010, yaitu tujuh elit dalam bentuk spektator dan dua elit pada bentuk gladiator. Kemudian faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah faktor sosial politik langsung dan tidak langsung, faktor struktur kepribadian serta situasi.
This study aims to portray several Muhammadiyah elitesof Central Kalimantan in2005-2010 period by identifying how the elites' role and influence on the organization policy, and theirpower base. It is then try to provide an overview on the behavior of Muhammadiyah elite of Central Kalimantan on local elections 2010 with the factors affecting it. The study methodis a qualitative approach. it directly connects between researcher and respondents aiming to produce descriptive data. The data is words spoken or written about the observed behavior to find theacceptabletruth by human common sense. The study resulted nine (9) individuals from the stewardship of DPW. Muhammadiyah of Central Kalimantan-year in2005-2010 period which can be considered as the eliteaccording thepaper limitation with unequally power base which have not owned by their respective elites. Fromnine individuals those declared as elite representing management structure of DPW. Muhammadiyah of Central Kalimantanin 2005-2010,it found only two political behavior when election of regional heads 2010is held, ie seven elite as spektator and two elites as gladiators. Some affectingfactors affectingare thesocio-political eitherdirectly and indirectly, structure of personality and situation.
Kata Kunci : Perilaku Politik Elit.