Laporkan Masalah

Hubungan Antara Obesitas Sentral dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Anak Usia 10-12 tahun

Ernawati Kusumaningrum,dr.,S.Ked., dr. Endy Paryanto P, MPH SpA.(K),

2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Obesitas pada anak-anak saat ini telah mencapai tingkatan epidemi. Penyebab obesitas adalah multifaktorial. Salah satu akibat obesitas adalah terjadinya glukosa puasa terganggu bahkan diabetes mellitus tipe 2 melalui mekanisme resistensi insulin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas total dan obesitas sentral dengan kadar glukosa darah puasa pada anak usia 10-12 tahun Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian multisenter untuk mengetahui prevalensi obesitas pada anak sekolah dasar di beberapa kota besar di Indonesia. Selanjutnya dilakukan penelitian cross sectional kadar glukosa darah puasa pada 53 kelompok obes dan 53 kelompok non obes anak usia 10-12 tahun. Terdapat 8 (7,5%) anak pada kelompok obes dan 7(6,6%) anak pada kelompok non obes dengan glukosa puasa terganggu. Tidak ada anak dengan DM tipe 2 pada kedua kelompok. Risiko terjadinya glukosa puasa terganggu pada kelompok obes adalah 1,14 kali (IK 95% : 0,35-3,96) dibanding kelompok non obes. Berdasarkan rasio lingkar perut terhadap tinggi badan, risiko glukosa puasa terganggu pada kelompok obesitas sentral 1,21 kali (IK 95% : 0,98-2,94) dibanding kelompok non obesitas sentral.

Obesity in children has now reached epidemic levels. The cause of obesity is multifactorial. One consequence of obesity is the occurrence of impaired fasting glucose even type 2 diabetes mellitus through mechanisms of insulin resistance. The purpose of this study was to determine the relationship between obesity and fasting blood glucose levels in children age 10-12 years. This study was part of a multicenter study to determine the prevalence of obesity in primary school children in several major cities in Indonesia. We conducted a cross-sectional study examining fasting blood glucose levels in 53 obese group and 53 non-obese group children age 10-12 years. There are 8 (7.5%) children in the obese group and 7 (6.6%) children in nonobese group with impaired fasting glucose. No child with type 2 diabetes was in both groups. The risk of impaired fasting glucose in the obese group was 1.14 times (95% CI: 0.35 to 3.96) than non-obese group. Based on the ratio of waist circumference to height, risk of impaired fasting glucose in the central obesity group was 1.21 times (95% CI: 0.98 to 2.94) than non central obesity group.

Kata Kunci : obesitas, obesitas sentral, glukosa darah puasa


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.