EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN UMKM LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIVERSITAS GADJAH MADA
NUR AINI FARIDA, S.I.P, Dr. Erwan Agus Purwanto
2012 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara baik di negara-negara berkembang maupun di negara-negara maju. Namun demikian, ada beberapa masalah umum yang dihadapi oleh pelaku UMKM, yaitu keterbatasan modal, kesulitan mendapatkan bahan baku, keterbatasan teknologi modern, sumber daya manusia (SDM) dengan kualitas yang baik, dan informasi khususnya mengenai pasar dan kesulitan dalam pemasaran, sehingga perlu dilakukan upaya pemberdayaan secara optimal agar UMKM dapat menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. LPPM UGM sebagai lembaga yang bertugas melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melakukan upaya pemberdayaan UMKM dengan melaksanakan Program Pengembangan UMKM. Program Pengembangan UMKM ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan UMKM menjadi usaha yang dinamis dan lestari (dynamic sustainable enterprise). Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi Program Pengembangan UMKM yang dijalankan oleh LPPM UGM. Untuk melakukan evaluasi, penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh George C. Edward III. Dalam pandangan Edward III, keberhasilan implementasi kebijakan dipengaruhi oleh empat variabel, yaitu struktur birokrasi, sumber daya, komunikasi dan diposisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didukung dengan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, survey dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pengembangan UMKM yang dijalankan oleh LPPM UGM belum secara efektif meningkatkan kemampuan UMKM menjadi usaha yang dinamis dan lestari. Realisasi dari 3 kegiatan pokok yang telah dilaksanakan hanya 2 kegiatan yang berhasil dilaksanakan dengan baik sedangkan satu kegiatan belum terlaksana dengan baik. Kegiatan pembentukan kelompok usaha dan layanan pembiayaan dapat terlaksana dengan baik, namun kegiatan pembinaan UMKM belum terlaksana dengan baik sehingga berpengaruh pada belum efektifnya program dalam mewujudkan tujuannya. Sedangkan faktorfaktor yang mempengaruhi belum efektifnya kinerja implementasi Program Pengembangan UMKM dalam meningkatkan kemampuan UMKM menjadi usaha yang dinamis dan lestari ada 3 aspek, yaitu penerapan SOP yang belum dilaksanakan secara optimal, keterbatasan sumberdaya manusia, dan sosialisasi yang belum optimal. Bertolak dari hal tersebut, peneliti merekomendasikan beberapa saran perbaikan yang perlu dilakukan, yaitu penerapan SOP perlu dilakukan untuk semua jenis layanan pembiayaan Program Pengembangan UMKM, monitoring terhadap kemampuan UMKM dalam mencapai derajat usaha yang dinamis dan lestari perlu dilakukan untuk semua jenis layanan pembiayaaan Program Pengembangan UMKM, meningkatkan kerjasama dan koordinasi dengan semua pihak yang terkait dengan Program Pengembangan UMKM terutama unit kerja lain di UGM serta mengaktifkan kembali website tentang Program Pengembangan UMKM untuk meningkatkan sosialisasi program.
Micro, small, and medium bussinesess (UMKM) play important roles for economy development of a country both in the developing country and the developed one. Nevertheless, there are many general problems faced by the entrepreneurs of UMKM, i.e. capital inadequacy, difficulty in gaining raw materials, modern technology insuffeciency, poorness of skillful human resources, and difficulty in access any information that relates to marketing. With such problems, they need any efforts for empowerment maximally in order to their UMKM can be good, firm, and self-reliant enterprise. Agency for Research and Social Service (LPPM) of Gadjah Mada University as an agency with main duties in performing social service activities has been taking an concrete action for empowering UMKM through the development program of UMKM. This program aims to increase ability of UMKM in order to be a dynamic and sustainable enterprise. Based on those, this research aims to evaluate the implementation of development program of UMKM organized by LPPM of UGM. For evaluation, this research has used the theory of policy implementation stated by George C. Edward III. According to such theory, the effectiveness of policy implementation is influenced by four variables, namely: the structure of bureaucracy, human resources, communication, and disposition). In this evaluation research, it is used mixed qualitative and quantitative approaches applying techniques of gathering data: indepth interview, survey, and documentation. The result of research depicts that the development program for UMKM of LPPM Gadjah Mada University has not progressed yet effectively in improving ability of UMKM to be a dynamic and sustainable enterprise. Only two of three main programs being performed could succeed. The formation program of bussiness groups and finance services has progressed well, but the improvement program of UMKM has not succeeded yet, so it has affected ineffectiveness of such program in achieving the target. The influent factors of those ineffectiveness consist three aspects, i.e.: implementation of standart operation procedure (SOP) that has not gone yet well, poorness of skillful human resources, and socialisation that has not run optimally. Based on those, the reseacher recommends some advices for improvement, i.e.: implementation of SOP must be performed to all sorts of finance services of development program for UMKM, monitoring of ability of UMKM in achieving the level of dynamic enterprise must be done for all sorts of such finance services, to increase cooperation and coordination with all relevant institutions to the development program of UMKM, and reactivation website on the development program of UMKM to maximize the program socialisation.
Kata Kunci : -