Laporkan Masalah

PENGARUH BEBAN MAKANAN BERLEMAK DAN MAKANAN TANPA LEMAK TERHADAP KECEPATAN ALIRAN VENA PORTA PADA PEMERIKSAAN SONOGRAFI COLOR DOPPLER

Merari Panti Astuti, dr. Sri Retna Dwidanarti, SpRad(K)

2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Ultrasonografi color doppler merupakan modalitas non invasive yang penting untuk mendiagnosis kelainan pada hepar. Diagnosis kelainan pada hepar didasarkan pada beberapa parameter normal pemeriksaan doppler terhadap vena porta dan arteria hepatica, dengan ultrasonografi color doppler dapat diketahui penurunan aliran vena porta dan peningkatan diameter vena porta yang merupakan dua karakteristik hipertensi portal. Kecepatan aliran vena porta pada orang normal adalah 15-20 cm/detik, dalam keadaan basal. Kecepatan aliran vena porta akan mengalami peningkatan pada saat atau pada keadaan post prandial. Pengaruh pemberian air minum ataupun makanan yang mengandung protein, lemak, ataupun karbohidrat akan diabsorpsi langsung atau berdifusi ke dalam vena porta, sehingga secara tidak langsung akan mempengaruhi keadaan sistem vena porta. Penelitian ini bertujuan meneliti perbedaan peningkatan kecepatan aliran vena porta pada populasi normal dengan melihat perubahan kecepatan aliran vena porta dalam keadaan puasa dan 30 menit setelah pemberian makanan berlemak maupun tanpa lemak. Desain penelitian adalah randomized controlled trial, double-blind. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling. Subyek penelitian sejumlah 46 sukarelawan di Instalasi Radiologi RSUP Dr Sardjito Yogyakarta pada bulan April-Mei 2011. Subyek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok secara randomisasi , 23 subyek dimasukkan kelompok dengan pemberian makanan berlemak dan 23 subyek dalam kelompok makanan tanpa lemak. Analisis statistik yang digunakan adalah uji-t tak berpasangan. Hasil perhitungan statistik dengan uji-t mendapatkan peningkatan kecepatan aliran vena porta pada kelompok dengan pemberian makanan tanpa lemak lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok pemberian makanan berlemak, dengan nilai p<0.001 oleh karena p<0.05 maka hipotesis diterima. Kesimpulan yang dapat diambil bahwa peningkatan kecepatan aliran vena porta lebih tinggi pada beban makanan tanpa lemak dibandingkan dengan beban makanan berlemak pada pemeriksaan sonografi color Doppler.

Color doppler sonography represent important non-invasive modality to diagnose abnormality at the liver. Abnormality at the liver relied on some normally parameter portal venous and hepatica artery from color doppler sonography. With color doppler sonography can be known the decrease of portal venous velocity and the increase of portal venous diameter that representing two characteristics of portal hypertension Portal venous velocity at normal people is 15-20 cm/sec at the basal state. Portal venous velocity will increase at or in post prandial situation. Drinking some water or eating some food composed protein, fat, or karbohydrat will influence situation of portal venous system indirecly. This research wanted to examine the difference of increase portal venous velocity at normal population with seen change portal venous velocity in state of fasting and 30 minute after eating fatty food or non-fatty food. The study design was a randomized controlled trial, double-blind. Samples were taken with consecutive sampling method. Study of 46 volunteer subjects in Radiology Dr Sardjito Yogyakarta in April-May 2011. Statistical analysis was used independent t-test. The result of statistical calculation with t-test get increased portal vein flow velocity in the group with provision of food without fat is higher than the group of fatty foods, with p<0.001 therefore p<0.05, the hypothesis was accepted. The conclusion that can be drawn that the increase in portal vein flow velocity was higher in the food without the fat load compared with loads of fatty foods on color doppler sonography examination.

Kata Kunci : Makanan berlemak, makanan tanpa lemak, kecepatan aliran vena porta, sonografi color doppler


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.