IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM EKOWISATA SUSUR SUNGAI DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
RENY MAGDALENA, Dr. M. Baiquni MA
2012 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikProgram Ekowisata Susur Sungai merupakan destinasi baru pariwisata di Provinsi Kalimantan Tengah yang menyajikan keindahan alam dan budaya di sepanjang sungai Kahayan dan sungai Rungan. Sebagai kebijakan publik Program Ekowisata Susur Sungai melibatkan beberapa stakeholder terkait. Namun yang menjadi persoalan adalah di antara stakeholder tersebut belum terjalin sinergi dan kerjasama yang optimal. Implementasi Program Ekowisata Susur Sungai belum memberikan dampak yang optimal bagi pencapaian tujuan kebijakan yakni : (1)konservasi alam dan lingkungan, (2) pemberdayaan masyarakat dan (3)peningkatan PAD. Berangkat dari latar belakang masalah tersebut di atas, maka penelitian ini diarahkan untuk menjawab permasalahan yaitu: Bagaimana pelaksanaan program ekowisata susur sungai di Provinsi Kalimantan Tengah dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi pelaksanaan program serta sejauh mana program direplikasi oleh masyarakat. Dengan bantuan dari teori tentang kebijakan dan implementasi kebijakan publik, serta teori tentang ekowisata, maka alur pikir penelitian ini difokuskan pada lima variabel, yaitu koordinasi, sikap dan perilaku, komunikasi, struktur birokrasi dan sumberdaya. Berdasarkan alur pikir tersebut, penelitian ini menarik kesimpulan yaitu: (1) Program ekowisata susur sungai bisa direplikasi masyarakat sehingga masyarakat menjadi pelaku wisata; (2) Kurang optimalnya pelaksanaan program dipengaruhi kurangnya koordinasi, sikap dan perilaku aparat birokrasi yang menganggap program ini sama seperti proyek-proyek pemerintah lainnya, pemahaman ekowisata yang masih terbatas pada kelompok masyarakat tertentu, kurang optimalnya fungsi-fungsi organisasi yang belum diisi tenaga-tenaga profesional dan belum tercukupinya sumberdaya di bidang kepariwisataan dan minimnya dana pengembangan pariwisata. Sehubungan dengan kesimpulan tersebut, penelitian ini mengusulkan saran sebagai berikut: (1) mengatur mekanisme koordinasi antar stakeholder; (2) membuat pedoman keamanan dan keselamatan bagi wisatawan susur sungai; (3) sosialisasi sadar wisata dan paket murah ekowisata bagi pelajar; (4) Memberi peluang inevestor untuk bekerjasama mengembangkan ekowisata dengan memperhatikan prinsip konservasi alam dan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.
Quid River Ecotourism Program is a new tourism destination in Central Kalimantan Province presenting the beauty of nature and culture along the Kahayan and Rungan rivers. As a public policy, the Quid River Ecotourism Program involves multiple stakeholders. But the problem is among the stakeholders, they have not established an optimal synergy and cooperation. The implementation of quid River ecotourism program has not provided an optimal impact to achieve the policy objectives: (1) nature and the environment conservation, (2) community empowerment and (3) increased PAD. Departing from the background, the study aimed to answer the problems: How does implementation of the quid river ecotourism program in Central Kalimantan province and factors affecting the program implementation and the extent of program will be replicated by the community. By using theories of public policy and policy implementation, as well as ecotourism, the mindset of this study focused on five variables, e.g., coordination, attitudes and behavior, communication, bureaucratic structures and resources. Based on the pathway, the study draws conclusions as follow: (1) quid river ecotourism program can be replicated by the communities therefore the people as the actor of tourism, (2) the less optimally program implementation is due to lack of coordination, attitude and behavior of bureaucratic officials those considering the program as same as the usual project other than government projects, A limited understanding of ecotourism on specific groups, less optimal organizational functions due to lack of professionals and lack of tourism resources and lack of tourism development fund. In relation of the conclusions, this study proposes following suggestions: (1) provides the coordination mechanisms among stakeholders, (2) to prepare guidelines for tourist safety and security of the river edge, (3) socializes the cheap package tours and ecotourism for students, (4) provides opportunities to cooperate in developing ecotourism investor by observing the principles of nature and environmental conservation and community empowerment.
Kata Kunci : Implementasi Kebijakan Publik, Ekowisata, Stake Holder