Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA PERAN GENDER DAN SELF ESTEEM DENGAN PERILAKU ASERTIF ISTRI KORBAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT)

IMA MAYA SWASTINASARI, Prof. Dr. Bimo Walgito,

2012 | Tesis | S2 Psikologi

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), khususnya kekerasan terhadap istri merupakan kasus yang paling mendominasi diantara kasus-kasus terhadap perempuan lainnya. Kebanyakan istri sebagai korban KDRT telah mengalami kekerasan selama bertahun-tahun dan terus berlanjut dalam siklus kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran gender (feminin, maskulin, androgini) dan self esteem, sebagai variabel bebas dengan perilaku asertif istri korban KDRT, sebagai variabel tergantung. Sebanyak 108 istri korban KDRT yang dilakukan oleh suami menjadi subjek dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan skala perilaku asertif, skala BSRI (Bem Sex Role Inventory) untuk mengukur peran gender, dan skala SEI (Self Esteem Inventory) untuk mengukur self esteem. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang sangat siginifikan antara peran gender (feminin, maskulin, dan androgini) dan self esteem secara bersama-sama dengan perilaku asertif pada istri korban KDRT (R= 0,781; R 2 = 0,609; F= 40,169; p= 0,000); peran gender feminin berhubungan negatif dengan perilaku asertif; peran gender maskulin berhubungan positif dengan perilaku asertif; peran gender androgini berhubungan positif dengan perilaku asertif; dan self esteem berhubungan positif dengan perilaku asertif.

Domestic violence, especially to wife is still a dominant case among many cases of abuses to women. For many years, wives are victim of domestic violence and experiencing violence in an endless cycle of aggression. This research seeks to find out the correlation between gender role (femininity, masculinity, and androgyny) and self esteem, as predictor variables, and the dependent variable is the assertiveness of the wife as the victim of domestic violence. Subjects are 108 wives which are the victims of husband domestic violence. Data gathers using assertive behavior scale, Bem Sex Role Inventory to measure gender role, and Self Esteem Inventory to capture the dynamic of self esteem within the subjects. Multiple regressions with dummy variable are used to analyze the data. Finding shows significant correlation between gender role (femininity, masculinity and androgyny) and self esteem to assertive behavior (R= 0,781; R2 = 0,609; F= 40,169; p<0,01). Feminine gender role negatively correlated with assertive behavior; masculine gender role positively correlated with assertive behavior; androgyny gender role positively correlated with assertive behavior; and lastly self esteem positively correlated with assertive behavior.

Kata Kunci : Perilaku Asertif, Peran Gender, Self Esteem.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.