Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN ZINC TERHADAP KEPARAHAN SELESMA PADA ANAK

dr. Cahalafa Shinta Caesar, Prof. dr. M. Juffrie, Ph.D, SpA(K),

2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Selesma merupakan penyakit yang sering terjadi pada anak-anak. Gejala klinis pada selesma disebabkan oleh respon imun tubuh. Pengobatan simtomatis selesma pada anak kurang bermanfaat dalam menurunkan durasi dan tingkat keparahan penyakit. Zinc berperan dalam proses inflamasi dengan cara menghambat interaksi virus dengan ICAM-1, menstabilisasi dan melindungi membran plasma sel, mengganggu dan menghambat pelepasan mediator inflamasi, serta menghambat replikasi virus. Pemberian zinc diharapkan mampu membantu penyembuhan selesma pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian zinc terhadap tingkat keparahan selesma pada anak dibandingkan dengan plasebo. Rancangan penelitian menggunakan uji klinis buta ganda acak terkendali, yang dilaksanakan di Puskesmas Umbulharjo I, Kotagede II, dan Gedongtengen Kota Yogyakarta dengan sampel sebanyak 114 anak yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan pengambilan sampel secara consecutive sampling. Subyek penelitian dialokasikan secara acak melalui sistem komputer menjadi 2 kelompok terapi yaitu 57 anak kelompok zinc dan 57 anak kelompok plasebo. Diagnosis selesma ditegakkan secara klinis menggunakan guidelines dari American Academy of Pediatrics (AAP) 2006. Kedua kelompok ini dipantau selama 7 hari. Luaran primer yang dinilai adalah perbaikan klinis dengan menggunakan sistem skor dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik dasar pada kedua kelompok perlakuan tidak berbeda bermakna. Setelah pengobatan selama 7 hari, tidak didapatkan perbedaan bermakna penurunan keparahan selesma pada kelompok zinc (80,7%) dan pada kelompok placebo (78,9%) dengan p value 0,83. Didapatkan efek samping muntah pada 2 anak kelompok zinc, dan mengantuk pada 2 anak kelompok plasebo. Disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan penurunan keparahan selesma antara kelompok zinc dibanding plasebo pada anak usia 3-5 tahun.

Less benefit of symptomatic treatment in children experience common cold to decrease duration and severity of common cold. Zinc is use for increase cellular and humoral immunity. Zinc is expected have a role to relieve severity of common cold. This study designed as double-blind randomized controlled trial, had been conducted at Public Health Center of Umbulharjo I, Kotagede II and Gedongtengen, Yogyakarta upon 114 child samples that were selected using consecutive sampling method to fulfill the inclusion and exclusion criteria. Fifty seven children of treatment group (zinc group) and 57 children of placebo group. Common cold was diagnosed clinically using American Academy of Pediatrics (AAP) guidelines 2006. Research subjects were randomized using computer into two main therapy groups, zinc and placebo. Both groups were monitored for 7 days. Score system was used to assess the improvement severity of symptoms and later being analyzed using chi-square test. Result shows that no significant difference in basic characteristic of the subjects in both therapy groups. After 7 days of treatment, no significantly difference in proportion of clinical improvement in zinc group with those of in placebo group upon children with common cold, subject undergoing treatment for zinc showed 80,7% while placebo 78,9% with p value of 0,83. There was 2 child suffered from vomitting after receiving zinc, and 2 child suffered from sleepy in placebo group. As a conclusion, zinc did not decrease severity of common cold compared to placebo in treating children 3-5 years old.

Kata Kunci : selesma, anak-anak, zinc, keparahan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.