Perencanaan Trategis Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Tenaga Kependidikan di Kabupaten Boven Digoel
Marius Aiman, S.Sos, Prof.Dr.Warsito Utomo
2012 | Tesis | S2 Magister Adm. PublikDalam penelitian ini yang menjadi masalahnya adalah apa kendala yang menghambat dalam merencanakan dan meningkatkan tenaga guru dan bagaimana strategi dinas pendidikan untuk merencanakan dan meningkatkan jumlah tenaga guru (SDM) di Kabupeten Boven Digoel ?. Penerapan Pendidikan di kabupaten Boven Digoel selama ini belum nampak berjalan dengan baik, ada kendala yang di hadapi oleh Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan sebagai pihak penggelolah serta penanggung jawab dalam melakukan perencanaan Manajemen Pendidikan tingkat Sekolah Menengah, kendalanya adalah SDM atau guru, dengan demikian strateginya adalah dinas pendidikan harus selalu bertumpu pada konsep pertumbuhan, pengembangan, pembaharuan, dan kelangsungannya sehingga penyelenggaraan pendidikan harus dikelola secara profesional dan mampu memenuhi kebutuhan SDM setiap sekolah Metode penelitian yang digunakan ada dua yaitu penelitian kepustakaan, penelitian dilakukan dengan cara membaca, dan menelaah buku-buku, literatur-literatur, peraturan perundang-undangan, sumber-sumber dari internet, dan artikel-artikel lainnya yang relevan dengan pembahasan tesis untuk memperoleh pemahaman secara teoritis sebagai dasar pengumpulan data, dan penelitian lapangan, penelitian ini dilaksanakan dengan melakukan survey langsung ke Pemerintah Kabupaten Boven Digoel terutama dinas pendidikan melalui teknik wawancara dengan pihak-pihak atau pegawai terkait dan dengan mempelajari perencanaan tenaga guru pada Dinas Pendidikan Kabupaten Boven Digoel Strategi dinas pendidikan untuk merencanakan dan meningkatkan jumlah tenaga guru (SDM) di Kabupeten Boven Digoel yaitu melalui proses pembelajaran yang dikenal dengan beberapa istilah yang memiliki kesamaan makna, sehingga seringkali orang merasa bingung untuk membedakannya. Istilah-istilah tersebut adalah: (1) pendekatan pembelajaran, (2) strategi pembelajaran, (3) metode pembelajaran; (4) teknik pembelajaran; (5) taktik pembelajaran; dan (6) model pembelajaran. Berikut ini akan dipaparkan istilah-istilah tersebut, dengan harapan dapat memberikan kejelasaan tentang penggunaan istilah tersebut. Tujuan penetapan startegi pembelajaran beragam, tetapi semuanya menunjuk pada esensi yang sama, bahwa : (1) tujuan pembelajaran adalah tercapainya perubahan perilaku atau kompetensi pada siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran; (2) tujuan dirumuskan dalam bentuk pernyataan atau deskripsi yang spesifik. Yang menarik untuk digarisbawahi bahwa perumusan tujuan pembelajaran harus diwujudkan dalam bentuk tertulis. Hal ini mengandung implikasi bahwa setiap perencanaan pembelajaran seyogyanya dibuat secara tertulis (written plan) agar dapat dijadikan suatu sistem pengarsipan dan dijadikan landasan pada masa yang akan datang.
In this study, the problem is what the obstacles that hinder in planning and improving how the strategies of teachers and education agencies to plan and increase the number of teachers (HR) in Kabupeten Digoel?. Implementation of Education in the district Digoel has not been seen going well, there are obstacles in the face by the Government, in this case the Department of Education as well as responsible paprties penggelolah in the planning of Management Education Secondary School level, the problem is human resources or teacher, with Thus the strategy is education must always be based on the concept of growth, development, renewal, and continuance so that education should be professionally managed and able to meet the HR needs of each school The method used there are two library research, research conducted by reading and reviewing books, literature, laws and regulations, sources from the internet, and other articles relevant to the discussion of a thesis to obtain an understanding theoretically as a basis for data collection, and field research, this study carried out by conducting surveys directly to the district government education offices Digoel mainly through technical interviews with the parties or employees concerned and to study the planning of teachers in the District Education Office Digoel Education agencies to plan strategies and increase the number of teachers (HR) in Kabupeten Digoel through a learning process that is known by several terms that have the same meaning, so often people get confused to differentiate. These terms are: (1) learning approach, (2) learning strategies, (3) teaching methods, (4) techniques of learning, (5) learning tactics, and (6) learning model. The following will set out these terms, hoping to give kejelasaan about the use of the term. Learning strategy setting objectives vary, but all point to the same essence, that: (1) objective is the achievement of learning or behavioral changes in students' competence after participating in learning activities (2) the objectives formulated in the form of a statement or a specific description. It is interesting to underlined that the formulation of learning objectives should be embodied in written form. This implies that each lesson plan should be made in writing (written plan) that can be used as an archiving system and provides a basis in the future.
Kata Kunci : perencanaan, kendala dan stategi