Laporkan Masalah

UJI BANDING RESPON TEKANAN DARAH DAN LAJU JANTUNG PADA INTUBASI ENDOTRAKEA ANTARA PREMEDIKASI GABAPENTIN 800 MG DENGAN CLONIDIN 0,2 MG PER ORAL

G.N. GEDE KARTIKA, DR. Dr. Sri Rahardjo, SpAn KNA. NCC

2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDS

Latar belakang : Intubasi endotrakea berhubungan dengan perubahan respon kardiovaskler seperti hipertensi, takikardia dan disritmia. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan respon tekanan darah dan laju jantung pada intubasi endotrakea antara yang mendapat premedikasi gabapentin 800 mg dengan clonidin 0,2 mg per oral. Metode : Desain penelitian adalah percobaan acak tersamar ganda. Ruang lingkup penelitian adalah pasien yang menjalani operasi elektif di Gedung Bedah Sentral Terpadu (GBST) RS Dr. Sardjito Yogyakarta, yang mendapat anestesi umum dengan intubasi endotrakea. Subyek penelitian terdiri dari 50 pasien yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok yang terdiri dari 25 orang, sesuai obat yang diberikan sebelum diinduksi anestesia yaitu kelompok A (n = 25) mendapat gabapentin 800 mg dan kelompok B (n = 25) mendapat clonidin 0,2 mg yang diberikan 2 jam sebelum jadwal operasi. Hasil yang diukur adalah tekanan darah dan laju jantung diukur 3 menit sebelum induksi sebagai data dasar, setelah induksi dan setelah intubasi pada menit 1,3,5 dan 10. Hasil : Tidak terdapat perbedaan bermakna rerata tekanan darah pada intubasi endotrakea pada kedua kelompok (p>0,05). Pada rerata laju jantung ada perbedaan secara statistik bermakna pada kedua kelompok, pada 1 menit setelah intubasi yaitu pada kelompok gabapentin 90,56 (11,362) x/mnt dibandingkan kelompok clonidin 82,24 (11,991) x/mnt (p < 0,05) dan 3 menit setelah intubasi yaitu pada kelompok gabapentin 86,36 (11,489) x/mnt dibandingkan kelompok clonidin 78,80 (10,828) x/mnt (p < 0,05). Respon tekanan darah lebih stabil pada kelompok gabapentin dibandingkan dengan kelompok clonidin sedangkan respon laju jantung, kelompok clonidin lebih stabil dibandingkan dengan kelompok gabapentin Kesimpulan : Pada penelitian ini menunjukan bahwa respon tekanan darah pada intubasi endotrakea, premedikasi dengan gabapentin 800 mg lebih stabil dibandingkan dengan clonidin 0,2 mg per oral dan respon laju jantung pada intubasi endotrakea, premedikasi dengan clonidin 0,2 mg lebih stabil dibandingkan dengan gabapentin 800 mg per oral

Introduction : Endotracheal intubation are associated with cardiovascular changes such as hypertension, tachycardia and dysrythemias. The aim of the present study to compare the responses of blood pressure and heart rate in endotracheael intubation of 800 mg gabapentin premedication with 0.2 mg per oral clonidin. Methods : Study design with double blind randomized controlled trial. The study subjects who were scheduled elective surgery at the Central Building Integrated Surgery (GBST) RS Dr. Sardjito Yogyakarta, which performed under general anesthesia with endotracheal intubation. The research consisted fivety patients divided into two groups consisting of 25 patients, according to to the agents to be used that is the group A (n = 25) received gabapentin 800 mg and group B (n = 25) received 0.2 mg clonidin 2 hours before the schedule surgery. The result were assessed about blood pressure and heart rate 3 minutes before induction as a base-line, after induction and after intubation at 1,3,5 and 10 minutes. Result : There was no statistically difference between two groups in the blood pressure responses to tracheal intubation (p <0.05). Heart rate responses was statistically difference between two groups at 1 minute after intubation that was group gabapentin 90.56 (11.362) beat/mnt compared clonidin 82.24 (11.991) beat/mnt (p < 0.05) and 3 minutes after intubation that was group gabapentin 86.36 (11.489) beat/mnt compared clonidin 78.80 (10.828) beat/mnt (p < 0.05). The blood pressure responses to tracheal intubation was group gabapentin more stable then group clonidin and the heart rate responses to tracheal intubation was group clonidin more stable then group gabapentin. Conclusions : The present study demonstrated that the blood pressure responses to tracheal intubation was more stable in 800 mg gabapentin premedication then with 0.2 mg per oral clonidin, and the heart rate responses to tracheal intubation was more stable in 0.2 mg clonidin premedication then with 800 mg per oral gabapentin.

Kata Kunci : premedikasi, clonidin, gabapentin, tekanan darah, laju jantung, intubasi endotrakea


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.