KEEFEKTIFAN METODE EDUKASI PADA IBU HAMIL TERHADAP KEBERHASILAN MENYUSUI
Dwi Yanthi, Prof.dr. H.M. Hakimi, MPH., Sp.OG(K), Ph.D
2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/Maternal P.Latar belakang:Modal dasar pembangunan manusia berkualitas dimulai sejak bayi masih dalam kandungan yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) sejak usia dini sampai bayi berusia 6 bulan (ASI Eksklusif). Salah satu upaya untuk meningkatkan pemberian ASI Eksklusif dapat dilakukan melalui kegiatan promosi kesehatan dengan cara konseling dan penyuluhan pada ibu hamil trimester ketiga, agar ibu lebih siap memberikan ASI sedini mungkin tanpa memberikan prelaktal. Tujuan:Untuk mengetahui perbedaan metode edukasi dengan penyuluhan dan konseling terhadap keberhasilan menyusui. Metode:Uji klinik dengan rancangan randomized clinical trial. Subyek penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester ketiga yang datang ke Puskesmas Rawat Inap Lepo-lepo Kendari, yang berjumlah 102 orang yang dibagi dalam 2 kelompok yang memenuhi kriteria inklusi pada periode Januari sampai dengan April 2011, 51 ibu dalam kelompok konseling dan 51 ibu dalam kelompok penyuluhan. Hasil: Hubungan antara variabel umur ibu, pengetahuan, pendidikan dan sikap ibu. Hasil analisis menunjukkan bahwa umur ibu, pengetahuan, pendidikan dan sikap ibu mempunyai hubungan yang tidak bermakna dengan variabel bebas (metode konseling dan penyuluhan) karena memiliki nilai p>0.05. Tidak ditemukan perbedaan signifikan sikap ibu terhadap kelangsungan pemberian ASI eksklusif pada kelompok yang diberi konseling maupun kelompok yang diberi penyuluhan. Dan pendidikan ibu bukan sebagai variabel pengganggu terhadap hubungan antara variabel metode konseling dengan keberhasilan menyusui, tetapi merupakan efek modifikasi dalam hubungan antara variabel metode konseling dan pendidikan ibu dengan keberhasilan menyusui. Kesimpulan: Pemberian metode edukasi dengan penyuluhan pada ibu hamil lebih baik dari pada pemberian konseling terhadap keberhasian menyusui. Dan tingkat pendidikan sangat berpengaruh pada pemberian konseling dan penyuluhan menyusui pada ibu hamil terhadap keberhasilan menyusui
Background: The basic capital of quality human development begins since an infant is still in the womb which is then followed by administering of breast milk at an early age to the infant aged 6 months (exclusive breastfeeding). One of the efforts to improve exclusive breastfeeding is through health promotion activities by way of counseling and education in the third trimester pregnant women, in order that the mothers are better equipped to provide breast milk as early as possible. Objective: To know the difference of education and counseling methods on breastfeeding success. Methods: This was a clinical trial with a design of randomized clinical trial. The subjects were all third-trimester pregnant women who came to the Lepo Lepo Inpatient Health Center of Kendari as many as 102 people who were divided into two groups that met the criteria for inclusion in the period of January to April 2011, in which 51 mothers were in counseling group and 51 mothers were in the education group. Results: This was to find a relationship between the variables of maternal age, knowledge, education and maternal attitude. The analysis showed that maternal age, knowledge, education and attitude of mothers had an insignificant relationship with the independent variables (method of counseling and education) because of the value of p> 0.05. There were no significant differences in maternal attitudes toward continuation of exclusive breastfeeding in the group who were given both counseling and education. Maternal education was not as a confounding variable on the relationship between the counseling method and breastfeeding success, but it was a modification effect in the relationship between the counseling method and maternal education and breastfeeding success. Conclusion: The provision of education method in pregnant women was better than providing counseling on breastfeeding success. The level of education was very influential in providing counseling and education on breastfeeding for pregnant women to breastfeeding success.
Kata Kunci : konseling, penyuluhan, ASI Eksklusif, keberhasilan menyusui.