GENDER HEGEMONY IN KATE CHOPIN’S THE AWAKENING AND ZORA NEALE HURSTON’S THEIR EYES WERE WATCHING GOD : A COMPARATIVE STUDY
RETNO WULANDARI, Prof. Dr. C Soebakdi Soemanto, S.U.
2012 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaPerempuan Amerika memainkan peran penting dalam perkembangan negara Amerika. Meski demikian, mereka belum mendapatkan kesetaraan seperti halnya kaum pria. Ketika salah satu jenis kelamin mempunyai posisi yang lebih tinggi daripada yang lain, dan jenis kelamin yang lebih tinggi posisinya ini melancarkan kepentingannya kepada jenis kelamin yang lebih rendah posisinya melalui persetujuan, terjadilah hegemoni gender. Hegemoni gender dalam kondisi lakilaki lebih tinggi posisinya daripada perempuan, dapat menimbulkan sistem yang patriarkal. Dalam keadaan ini, sistem patriarkal menjadi sistem yang hegemonik yang menyebabkan subordinasi perempuan terhadap laki-laki melalui masyarakat sipil dan didukung masyarakat politik. Tesis ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hegemoni gender terjadi pada dua tokoh yang berasal dari dua ras yang berbeda dalam novel The Awakening karya Kate Chopin dan Their Eyes Were Watching God karya Zora Neale Hurston. Tesis ini juga menjelaskan resistensi yang dilakukan oleh kedua tokoh tersebut untuk melawan hegemoni.Melalui payung studi banding, keuniversalan dan kelokalan juga dibahas. Ruang lingkup tesis ini mencakup kondisi sosial, budaya, dan politik seperti pada seting novel tersebut, yaitu akhir abad 19 pada masyarakat kulit putih Creole dan awal abad 20 pada komunitas kulit hitam di pedesaan Florida. Hasil analisis memperlihatkan bahwa terjadi hegemoni gender pada kedua novel tersebut yang membuat tokohtokoh utamanya kehilangan kebebasan dan kemerdekaan untuk menentukan nasib mereka sendiri. Keduanya berfungsi tak lebih dari simbol status suami mereka. Gambaran ini menguatkan potret perempuan Amerika di masa itu. Meskipun ditulis oleh dua penulis yang berbeda, dan juga dari dua ras dan waktu yang berbeda, kedua novel mempunyai persamaan, yaitu adanya hegemoni gender, dan juga beberapa keuniversalan seperti kesadaran, resistensi, dan pencarian kebutuhan yang lebih tinggi. Kelokalan yang nampak dalam novel meliputi perbedaan dalam bentuk hegemoni yang ditunjang dengan peran intelektualnya. Dalam The Awakening, peran intelektual tidak mengalami perubahan, mereka tetap menjadi representasi kaum penguasa. Sedangkan dalam Their Eyes Were Watching God, peran intelektual mengalami perubahan dari kaum subaltern menjadi kaum hegemonik. Selain itu, perbedaan latar belakang sejarah dan budaya turut mempengaruhi kelokalan tersebut.
American women play important roles in the nation’s development. However, they have not yet be the men’s equal. When one sex has higher position than another, and the higher-positioned sex imposes its interests to another through consent, gender hegemony happens. Gender hegemony, where man has higher position than woman, could lead into patriarchal system. In this situation, patriarchal system becomes hegemonic system that leads the women’s subordination towards the men through civil society sustained with political society. The thesis is aimed to elaborate how gender hegemony is exercised in two different characters from different races in Kate Chopin’s The Awakening and Zora Neale Hurston’s Their Eyes Were Watching God. It also discusses resistance conducted by the main characters to challenge the hegemony. Through the umbrella of comparative study, universality and locality are also discussed. The scope of this thesis covers social, cultural, and political conditions of the era in the novels’ settings, which are at the end of 19 th century in Creole white society, and end of 19 th century and early 20 th century in black community in rural Florida. The analysis shows that in both novels gender hegemony exists, that leads the characters lost their own freedom and independence to determine their own destinies. Both of them become not more than status symbols of their husbands. This picture strengthens the portrait of American women in that era. Even though written by two different writers from different races and time, the novels have similarity, that is gender hegemony, and some universality, which are awareness, resistance, and higher needs finding. Locality that reveals in the novels includes the form of hegemony sustained by its intellectuals. In The Awakening, intellectual’s roles do not change; they still keep being the ruler’s representative. Meanwhile, in Their Eyes Were Watching God the intellectual’s roles change from subaltern to be hegemonic class. It is also influenced by the difference in historical and cultural background.
Kata Kunci : hegemoni gender, sistem patriarkal, resistensi, keuniversalan, kelokalan