Laporkan Masalah

KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DAN PELUANG PENGELOLAAN KOLABORASI TAMAN HUTAN RAYA NIPA-NIPA

ARNIAWATI, Prof. Dr. Ir. San Afri Awang, M.Sc

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Sejak penetapan Kawasan Gunung Nipa-nipa sebagai Taman Hutan Raya, pengelolaan blok khusus yang merupakan lahan kelola masyarakat yang berada di sekitar taman hutan raya menghadapi masalah. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data-data dan penjelasan tentang keadaan sosial ekonomi masyarakat, mendapatkan data-data dan penjelasan tentang faktor yang mempengaruhi peluang kolaborasi dan merumuskan strategi pengelolaan blok khusus Tahura Nipa-nipa. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah metoda survei dengan cara pengambilan data menggunakan sensus pada KTPH Tumbuh Subur dan KTPH Subur Makmur dan purposive sampling untuk informan stakeholder lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dan pengamatan langsung di lapangan. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dan analisis SWOT. Hasil analisis diperoleh bahwa pada KTPH Tumbuh Subur ketersediaan tenaga produktif mencapai 94,74%, tingkat pendidikan rendah (68,42%),sebanyak 94,75% berprofesi di sektor jasa dan 5,26% di Pemerintah, dominasi jumlah tanggungan keluarga tiga sampai empat orang, 57,63% pendapatan rumah tangga berada dibawah UMR kota Kendari, organisasi kelompok tidak aktif dan tidak berkembang. Sedangkan pada KTPH Subur Makmur ketersediaan tenaga 100%, tingkat pendidikan tinggi (86,20%), berprofesi di sektor jasa 44,83% dan 55,17% di pemerintah, dominasi jumlah tanggungan keluarga adalah empat sampai lima orang, 96,55% mempunyai pendapatan di atas UMR Kota Kendari dengan organisasi yang aktif dan mengalami perkembangan. Kolaborasi pengelolaan blok khusus sangat dipengaruhi oleh faktor internal (masyarakat dan pengelola) dan faktor eksternal (pihak lain selain masyarakat dan pengelola). Strategi yang diterapkan adalah legalitas hak kelola masyarakat, komitmen bersama mengenai model dan kriteria pengelolaan, penyebarluasan hasil kesepakatan, peningkatan kapasitas SDM baik itu masyarakat maupun pihak pengelola, penerapan teknologi dengan agroforestry, dan koordinasi serta komunikasi reguler antara masyarakat dan pihak UPTD Tahura Nipa-nipa.

Since determining the Nipa-nipa Mountain Area as Forest Park, the management of specific block that is manage land for society located around forest park face the problem. The aims of this research are to gather data and explanation concerning society’s socioeconomic condition, factors influencing the opportunity for collaboration and formulate the management strategy of specific block of Nipa-nipa forest park. Method used on this research is survey method by collecting data use census on KTPH Tumbuh Subur and KTPH Subur Makmur and purposive sampling for other stakeholder informant. The collecting data technique is conducted through semi-structured interview and directly observation on field. Further data is analyzed descriptively and as SWOT analysis. The analysis result obtained that for KTPH Tumbuh Subur the availability of productive force was 94,74%, education level was low (68.42%), 94.75% having profession in service sector and 5.26% in governmental sector, the domination of number of family responsibilities was range from three to four peoples, 57.63% household income was under the UMR of Kendari City, and group organization was inactive and did not developed. While for KTPH Subur Makmur the availability of force was 100%, education level was high (86.20%), having profession on service sector was 44.38% and 55.17% was on governmental sector, domination of number of family responsibilities was range from four to five people, 96.55% having income upper than UMR of Kendari City with actively organization and developed. The management collaboration of specific block was highly influenced by internal (society and manager) and external (other parties beside society and manager) factors. Strategy applied was legality of society managing right, mutual commitment concerning management criteria and model, distribution of result discussion, improving good human resource capacity either society or manager parties, applying technology with agro forestry and coordination and regular communication between society and UPTD Nipa-nipa forest park’s party.

Kata Kunci : Tahura Nipa-nipa, blok khusus, pengelolaan, kolaborasi, strategi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.