Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI AKAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN DEPRESI MELALUI PENERIMAAN DIRI PADA PENYANDANG DIABETES TIPE 2

CITRA DEWI, Dra. Kwartarini W.Y., M.Med., Sc., Ph.D.

2011 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis gangguan metabolisme berupa distribusi glukosa, berisiko terjadi pada usia di atas 40 tahun. Penyandang diabetes umumnya mengalami peningkatan gula darah yang memicu naiknya hormon kortisol, epinefrin, dan norepinefrin yang dapat menyebabkan depresi. Depresi yang dialami penyandang diabetes tipe 2 diduga berkaitan dengan aspek persepsi dukungan sosial dan penerimaan diri. Tujuan penelitian untuk menguji hubungan antara persepsi dukungan sosial dengan depresi melalui penerimaan diri pada penyandang diabetes tipe 2. Penelitian ini melibatkan 65 penyandang diabetes tipe 2, usia 40-75 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan 3 skala ukur, yaitu: Skala Persepsi Dukungan Sosial, Skala Penerimaan Diri, Skala Depresi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis mediasi Sobel Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara persepsi akan dukungan sosial dengan depresi pada penyandang diabetes, dengan koefisien regresi sebesar -0,1662; p=0,0095. Hipotesis 1 diterima. Ada hubungan positif yang signifikan antara persepsi akan dukungan sosial dengan penerimaan diri pada penyandang diabetes, dengan koefisien regresi sebesar 0,3132; p<0,0001. Hipotesis 2 diterima. Ada hubungan negatif antara persepsi akan dukungan sosial melalui penerimaan diri dengan depresi pada penyandang diabetes sebesar -0,1404; p=0,0015. Hipotesis 3 diterima.

Diabetes Melitus (DM) is a chronic disease caused by metabolism disturbance in distributing glucose. People over 40 years old have increasing risk of suffering this disease. People with diabetes usually experience increase of glucose which triggers increase of cortisol, epinephrine, and norepinephrine which may cause depression. Depression experienced by people with type 2 diabetes is predicted be related to perception of social support and self acceptance. The purpose of this study was to examine the relation between perception of social support with depression through self acceptance among people with type 2 diabetes. This study involved 65 people with type 2 diabetes who were 40-75 years of age. The data was taken by using 3 measuring scales, which are: Perception of Social Support Scale, Self Acceptance Scale, and Depression Scale. Analysis technique used was Sobel Test mediation analysis. Result showed that there was significant negative relation between perception of social support and depression among people with type 2 diabetes, with coefficient regression of -0,1662; p=0,0095. Hypotheses 1 was accepted. There was significant positive relation between perception of social support and self acceptance among people with type 2 diabetes, with coefficient regression of 0,3132; p<0,0001. Hypotheses 2 was accepted. There was negative relation between peception of social support and depression through self acceptance with coefficient regression of -0,1404; p=0,0015. Hypotheses 3 was accepted.

Kata Kunci : persepsi akan dukungan sosial, penerimaan diri, depresi, penyandang diabetes tipe 2


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.