TANGGUNG JAWAB DIREKSI DALAM KEPAILITAN PERSEROAN TERBATAS DITINJAU DARI ASPEK PIDANA
Anas Malik, SH, Dr. Tata Wijayanta, S.H., M.Hum
2012 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab direksi dalam kepailitan ditinjau dari aspek pidana serta ketentuan lain yang mengatur mengenai sanksi pidana terhadap pihak-pihak terkait dengan kepailitan perseroan terbatas. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif karena dalam penelitian ini digunakan data sekunder yang diperoleh dengan melakukan penelitian kepustakaan. Bahan penelitian yaitu mengumpulkan bahan-bahan penelitian secara pustaka sebagai landasan dasar dan alat utama pengkajian dalam penelitian. Teknik pengumpulan data digunakan teknik penelitian yang merujuk pada bahan-bahan yang didokumentasikan dengan alat studi dokumentasi yang dilakukan dengan cara mempelajari, mengkaji dan menelaah bahan-bahan yang berupa data sekunder, baik berupa buku-buku maupun peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan materi penelitian. Analisis data ditekankan pada metode deduktif sebagai pegangan utama, dan metode induktif sebagai tata kerja penunjang, yang diharapkan dapat mengambarkan secara jelas mengenai tanggung jawab direksi dalam kepailitan perseroan terbatas ditinjau dari aspek pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota direksi yang telah mengakibatkan perusahaan debitur mengalami kerugian dapat pula dijatuhi pidana berdasarkan Pasal 398 KUH Pidana serta Pasal 403 KUH Pidana yang mengancam pidana denda bagi pengurus dari debitur yang berbentuk badan hukum yang membantu atau mengizinkan perbuatan-perbuatan sebagaimana di maksud dalam Pasal 398 tersebut. Ketentuan lain yang mengatur mengenai sanksi pidana terhadap pihak-pihak terkait dengan kepailitan perseroan terbatas juga di atur dalam KUH Pidana.
This study aims to determine the responsibility of directors in bankruptcy in the review of the criminal aspect as well as other provisions governing the criminal sanctions against those associated with the bankruptcy of the limited company. This research is normative, because in this study used secondary data, in which secondary data is obtained by doing library research. Materials research is to collect research materials in libraries as a basic foundation and the main assessment tool in research. Data collection techniques used in research techniques that refer to materials which are documented by means of studies that documentation was done by studying, studying and reviewing the materials in the form of secondary data, either in the form of books as well as legislation relating to research materials . Data analysis focused on a deductive method as the main grip, and the inductive method as a good supporting work, a portrait that is expected to be clear about the responsibility of directors in a limited liability company bankruptcy is viewed from the criminal aspect. The result showed that members of the board of the directors which has resulted in a loss to the debtor company also sentenced under Article 398 the Criminal Penal Code and Article 403 the Criminal Penal Code, which threaten criminal penalties for the management of the debtor in the from of legal entities that assist or permit actions as referrd to in Aticle 398 was. Other provisions that govern the criminal sanctions against those associated with bankruptcy, the limited company also arranged in the draft Penal Code.
Kata Kunci : Direksi, Kepailitan Perseroan Terbatas, Aspek Pidana