Laporkan Masalah

ANALISIS DAYA TARIK BURUNG PANTAI SERTA PERSEPSI WISATAWAN DAN MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA PESISIR PANTAI TRISIK

UNIK OKTA FITRIANI, Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Kehutanan

Burung pantai merupakan salah satu objek ekowisata yang berada di pesisir Pantai Trisik. Saat ini Pantai Trisik dimanfaatkan sebagai kawasan wisata. Bagi sebagian orang yang aktif dalam kegiatan konservasi burung, pantai ini menarik untuk dikunjungi karena setiap tahun ini dikunjungi oleh ribuan burung pantai, terutama burung pantai migran. Kondisi pasir berlumpur yang terdapat di Pantai Trisik memungkinkan tersedianya sumber makanan bagi burung pantai. Namun karena kurangnya promosi dan hanya masyarakat sekitar serta peneliti dan pecinta burung saja yang mengetahui potensi tersebut maka hanya sedikit pengunjung yang mengetahui keberadaan burung di pesisir Pantai Trisik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik burung pantai yang meliputi keunikan, kelangkaan, kondisi musiman dan keanekaragaman untuk ekowisata di Pesisir Pantai Trisik, mengetahui persepsi wisatawan dan masyarakat sekitar dalam kaitan dengan kegiatan ekowisata serta membuat strategi pengembangan ekowisata burung pantai di pesisir Pantai Trisik. Berdasarkan hasil scoring daya tarik yang meliputi keunikan, kelangkaan dan kondisi musiman, burung pantai yang masuk dalam kategori daya tarik menengah adalah cerek jawa (Charadrius javanicus) dengan skor 19, sedangkan burung pantai yang lainnya masuk dalam kategori daya tarik rendah. Sedangkan berdasarkan daya tarik burung pantai berdasarkan keanekaragaman, secara keseluruhan 30,7 % berada pada kategori daya tarik menengah dan 69,3 % berada pada kategori daya tarik rendah. Tingkat persepsi wisatawan terhadap kegiatan ekowisata burung pantai sebesar 74,59 % yang berarti wisatawan setuju terhadap kegiatan ekowisata burung pantai dan tingkat persepsi masyarakat adalah 81, 85 % yang berarti bahwa masyarakat sangat setuju dengan kegiatan ekowisata burung pantai. Strategi yang digunakan untuk pengembangan ekowisata burung pantai adalah strategi WO, yaitu : meningkatkan informasi dan promosi, memperkuat penegakan hukum, meningkatkan koordinasi dengan stakeholder dan memanfaatkan atraksi dan objek wisata yang dekat dengan Pantai Trisik.

Wader is one of the ecotourism objects in coastal of Trisik. Currently Trisik Beach used as tourist area. For some people who are interest in birds conservation, Trisik is interesting to visit because every year it is visited by thousands of waders, especially migrant waders. It contain muddy that possible to provide a food source for shore birds that stop at this beach and this is one reason to be a place Trisik Coast favorite for thousands of furry creatures. But due to lack of promotion and only the surrounding community, researchers and bird watchers who know it potency so only few visitors there are aware of the existence of birds in coastal of Trisik This study aims to determine the waders attraction, including uniqueness, scarcity, seasonality and diversity for ecotourism in Coastal Trisik, knowing the perceptions of tourists and local people in connection with ecotourism activities and create strategies for developing waders ecotourism in the coastal of Trisik. Based on scoring results of the attractions which include uniqueness, scarcity and seasonality, wader that fall into categories of medium level attraction is cerek jawa (Charadrius javanicus) with a score of 19, whereas the other waders fall into the category of low level attraction. While based Attraction Criteria Based on Waders Diversity, overall 30.7% in the category of medium level attraction and 69.3% in the category of low level attraction. Level of tourist perceptions to the waders ecotourism activities is 74.59 % which means tourists agree on waders ecotourism activities and the public perception level is 81, 85% which means that the public strongly agreed with wader ecotourism activities. The strategy used for wader ecotourism development is a WO are : improve information and promotion, strengthen the enforcement, improve coordination with stakeholders and take advantage of the attractions and tourist attraction near the Trisik beach.

Kata Kunci : Burung pantai, daya tarik, persepsi, pengembangan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.