PENALARAN BERBASIS KASUS UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT ANAK DENGAN PENGOBATAN HERBAL
TURSINA, ST, Sri Hartati, M.Sc.Ph.D.,
2011 | Tesis | S2 Ilmu KomputerPenalaran berbasis kasus untuk diagnosa penyakit pada anak dengan pengobatan herbal adalah mendiagnosa penyakit yang dialami anak yang berhubungan dengan penyakit saluran pernafasan dan paru. Alasan dilakukannya penelitian tentang penyakit anak yang berhubungan dengan saluran pernafasan dan paru adalah karena penyakit saluran pernafasan dan paru merupakan penyakit yang paling sering dialami oleh anak-anak. Maka dari itu dibutuhkan suatu sistem cerdas yang menyerupai pakar dalam bentuk penalaran berbasis kasus. Pengobatan yang disarankan oleh pakar pada sistem ini adalah pengobatan herbal. Penalaran berbasis kasus merupakan penalaran yang bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan baru dengan cara mengadapasi solusi-solusi yang terdapat pada kasus-kasus sebelumnya yang mempunyai permasalahan yang mirip dengan kasus yang baru. Sumber pengetahuan utama sistem penalaran berbasis kasus adalah berdasarkan kasus-kasus yang telah ada atau yang telah tersimpan didalam basis kasus. Kasus-kasus diperoleh untuk mendukung penelitian ini diperoleh dari Rekam medis penyakit anak (paru dan pernafasan) dari RS. Panti Rapih Jogjakarta. Proses penalaran berbasis kasus melalui 4 tahap yaitu Retrieve (penulusuran kasus), Reuse (menggunakan solusi yang sama di basis kasus), Revise (merevisi solusi yang diusulkan), dan Retain (penyimpanan kasus). Perhitungan similaritas kasus dilakukan dengan cara Simple Matching Coefficient (SMC) dan Jaccard Coefficient. Nilai threshold untuk similaritas pada penelitian ini adalah 0.95. Apabila nilai similaritas di bawah dari nilai threshold yang ditentukan kasus tersebut akan di-update yang hanya bisa dilakukan oleh pakar. Pengujian dengan metode SMC dan Jaccard terhadap 100 kasus baru mempunyai nilai keakurasian sebesar 89%. Nilai Similaritas yang dihasilkan dengan metode Jaccard coefficient lebih kecil dibanding dengan SMC.
Case-based reasoning for diagnose of disease in children by using herbal medicine is to diagnose the disease suffered by children which associated with respiratory and lung diseases. The reasons for research on childhood diseases related to respiratory tract and lungs is due to respiratory disease and lung disease is most often experienced by children. Therefore it takes an intelligent system that resembles the expert in the form of case-based reasoning. The medication suggested by the expert on this system is the herbal medicine. Case-based reasoning is reasoning that aims to solve new problems by adapting solutions found in previous cases that have a similar problem with a new case. The main source of knowledge on a case-based reasoning system is based on cases that already exist or which have been stored in the base case. The cases in support of this study were obtained from medical records of childhood disease (lung and breathing) from the RS. Panti Rapih Jogjakarta. The processes of case-based reasoning through four stages of the retrieve, reuse, revise, and retain. Calculation of similarity of cases is done by the Simple Matching Coefficient (SMC) and Jaccard Coefficient. Threshold value for similarity in this study was 0.95. If the similarity value below from the specified threshold value of the case will be updated to only be done by experts. Testing the system with the SMC method and Jaccard to the 100 new cases have a value of 89% accuracy. The similarity values generated by the Jaccard coefficient method is smaller than the SMC.
Kata Kunci : Penalaran berbasis kasus, penyakit saluran pernafasan dan paru, Simple matching coefficient, Jaccard coefficient.