KORELASI KADAR SENG SERUM DAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA SIROSIS HATI
Aritantri Darmayani, dr. Siti Nurdjanah, Sp.PD-KGEH, M.Kes.
2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kadar seng serum dan kualitas hidup yang dinilai dengan kuesioner Short Form (SF)-36 pada penderita sirosis hati. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat korelasi antara kadar seng serum dan kualitas hidup yang dinilai dengan kuesioner SF-36. Subyek penelitian berjumlah 40 orang, yaitu penderita sirosis hati usia 18 tahun ke atas yang rawat jalan di poliklinik Gastroenterohepatologi dan rawat inap di bangsal Penyakit Dalam RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan USG abdomen, dan pemeriksaan laboratorium kimia darah. Metode statistik yang digunakan adalah analisis korelasi dengan uji Spearman. Hasil penelitian didapatkan rerata kadar seng 81,00 + 29,17 µg/dL, dengan jumlah pasien defisiensi seng 10 (25%) orang. Terdapat korelasi positif yang signifikan antara kadar albumin dan kadar seng serum (r = 0,460, p<0,05). Nilai r hasil uji korelasi kadar seng dan SF-36 untuk masing-masing domain adalah -0,04 (Physical functioning/PF), 0,208 (Role-Physical/RP), 0,114 (Bodily pain/BP), 0,129 (General Health/GH), -0,157 (Social Functioning/SF), 0,247 (Role- Emotional/RE), 0,193 (Vitality/VT), dan -0,082 (Mental Health/MH) dengan p>0,05. Kesimpulan penelitian menunjukkan tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kadar seng serum dan kualitas hidup yang dinilai dengan kuesioner SF-36 pada penderita sirosis hati (p > 0,05).
The aim of this study was to investigate the correlation between zinc serum level and quality of life assessed with Short Form (SF)-36 questionnaire in liver cirrhosis patiens. The hypothesis was there is a correlation between zinc serum level and quality of life assessed with SF-36 questionnaire in liver cirrhosis patients. There were 40 liver cirrhosis patients with age 18 th and above that. The patients were outpatients and inpatients in the intern ward of Sardjito Hospital Yogyakarta. Data collecting by anamnesis, physical examination, abdominal ultrasonography examination, dan chemical blood test. Statistic method used was correlation analysis with Spearman test. This study found the average zinc content was 81.00 + 29.17 g /dL, with a number of zinc deficiency patients 10 (25%) persons. There was a significant positive correlation between levels of serum albumin and zinc (r = 0.460, p <0.05). The value of r after correlation test zinc level and SF-36 values for each domain were -0.04 (Physical functioning / PF), 0.208 (Role-Physical/RP), 0.114 (Bodily Pain / BP), 0.129 (General Health / GH), -0.157 (Social Functioning / SF), 0.247 (Role-Emotional/RE), 0.193 (Vitality / VT), and -0.082 (Mental Health / MH) with p> 0.05. Conclusion of This study showed no significant correlation between serum zinc levels and quality of life assessed by SF-36 questionnaire in patients with liver cirrhosis (p> 0.05).
Kata Kunci : kadar seng serum, kualitas hidup, SF-36, sirosis hati