Laporkan Masalah

THE ANALYSYS OF CV DINARTIKA BUSINESS COMPETITION STRATEGY AS A DISTRIBUTOR OF CUSSONS BRAND PRODUCT IN DIY PROVINCE

Wirawan Hardinto, SE, Dr. Agus Setiawan, M.Soc.Sc.

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Maraknya minimarket, toko kelontong, side road dan pasar tradisional disertai dengan adanya fenomena spirit kewirausahaan yang makin berkembang di Indonesia akan meningkatkan pertumbuhan di industri ritel di Indonesia. Pertumbuhan industri ritel di Indonesia sangat berkaitan dengan industri distributor di Indonesia, semakin banyaknya pelakupelaku bisnis distributor akan semakin menuntut pelaku distributor itu untuk membangun strategi di tingkat perusahaan sehingga perusahaan tersebut bisa memiliki keunggulan bersaing diantara pesaing-pesaingnya. Pearce and Robinson (2007) mengatakan bahwa kondisi persaingan dalam sebuah industri bergantung pada lima kekuatan dasar yaitu pendatang baru, pemasok, pembeli, produk substitusi dan persaingan perusahaan itu sendiri. Dengan menggunakan Analisa Internal Rantai Nilai ( Value Chain Analysis-VCA) akan memberikan pemahaman bahwa bagaimana sebuah bisnis menciptakan nilai bagi pelanggan dengan memeriksa kontribusi dari aktivitas-aktivitas yang berbeda dalam bisnis terhadap nilai tersebut. dan Analisa Kemampuan Perusahaan (Assessing Company Capabilities) akan menciptakan dan mengeksploitasi peluang-peluang eksternal dan mengembangkan keunggulan yang berdaya tahan ketika digunakan dengan wawasan dan ketangkasan. CV. Dinartika adalah sebuah perusahaan distributor yang berpartner dengan PT. Cussons CZ Indonesia. Dengan menggunakan VCA, aktivitas-aktivitas bisnis CV. Dinartika akan dipecah menjadi kelompok-kelompok aktivitas. Diawali dengan input yang diterima oleh CV. Dinartika dan berakhir dengan produk/jasa CV. Dinartika maupun layanan purna jual bagi pelanggan. Tahapan selanjutnya adalah penggunaan Analisa Kemampuan Perusahaan, 13 langkah yang terpenting pada tahap ini adalah menentukan aktivitas nilai utama atau pendukung yang memiliki potensial membangun atau justru menghilangkan keunggulan bersaing. Setelah penggunaan dua instrument diatas dalam menganalisis perusahaan maka disimpulkanlah bahwa CV.Dinartika cenderung menggunakan strategi Low Cost yang mengarah pada Diferensiasi. Tapi walaupun seperti itu kelemahan-kelemahan CV. Dinartika yang berhasil diidentifikasi oleh analisa diatas harus diatasi dan strategi yang sudah ada harus dikembangkan sesuai dengan sifat strategi yaitu incremental.

Many minimarkets, grocery stores, side road and traditional markets followed by the existence of entrepreneurship spirit phenomenon which increasingly develops in Indonesia will increase the growth of retail industry in Indonesia. The retail industry growth in Indonesia relates so much to the distributor industry in Indonesia, more and more distributor business actors will increasingly demand the distributor actors to establish the strategy in the company level so that the company can have the competitive advantage between the competitors. Pearce and Robinson (2007) said that the condition of competition in an industry depends on five basic powers that are the newcomers, the suppliers, the buyers, the substitution products, and the company competition itself. By using the Value Chain Analysis-VCA, it will give the understanding about how such a business creates the value for the customers by checking the contribution from the different activities in the business toward the values. And the Assessing Company Capabilities will create and exploit the external chances and develop the advantage which is endurance when being used by the knowledge and dexterity. CV. Dinartika is the distributor company which cooperates with PT. Cussons CZ Indonesia. By using VCA, the business activities of CV. Dinartika will be divided into the activity groups. It is started with the input received by CV. Dinartika and ends with the product/service of CV Dinartika or sales service for the customers. The next step is the use of Assessing Company Capabilities, the most important step in this step is determining the main value activity or the supporter having the potential to build or omit the competitive advantage. After 15 the using of the two instruments above in analyzing the company, therefore it is concluded that CV. Dinartika tends to use the strategy of Low Cost aimed at the Differentiation. However, though such weaknesses of CV. Dinartika which are successfully identified by the analysis above must be resolved and the existing strategy must be developed in accordance with the strategy nature that is incremental.

Kata Kunci : Analisa Rantai Nilai, Analisa Kemampuan Perusahaan, Aktivitas Bisnis, Incremental, keunggulan bersaing.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.