STRATEGI PROTEKSI DAN PERENCANAAN PENSIUN DALAM PENGELOLAAN KEKAYAAN HNWI (HIGH NET WORTH INDIVIDUAL) BERDASARKAN TOLERANSI RISIKO
Edo Yukamgo, Prof. Dr. Eduardus Tandelilin, M.B.A, CWM.,
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini merupakan studi kasus dalam pengelolaan kekayaan HNWI (High Net Worth Individual) yang memiliki kekayaan bersih di atas USD1 juta atau setara Rp10 miliar. Kebutuhan utama klien adalah mengenai proteksi dengan asuransi, perencanaan pendidikan, dan perencanaan pensiun yang belum tersusun dengan baik. Namun, klien memiliki keterbatasan pengetahuan dan ketakutan akan risiko yang akan dialami bila salah berinvestasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah individual depth interview dengan klien untuk mengetahui laporan keuangan, aliran kas, kebutuhan dan masalah yang dihadapi klien. Selain itu, dilakukan juga pengukuran toleransi risiko dengan kuesioner Grable and Lytton (2003) dengan mengajukan 13 pertanyaan. Masing-masing pertanyaan tersebut memiliki bobot yang digunakan untuk perhitungan dalam kategori toleransi risiko. Dari hasil wawancara dengan klien dapat diketahui bahwa aset yang dimiliki klien adalah sebesar Rp17.020.900.000. Mayoritas aset tersebut dialokasikan pada aset fisik, seperti tanah, rumah dan kendaraan. Pada analisis aliran kas dapat diketahui bahwa penerimaan klien berasal dari beberapa sumber penghasilan usaha yang dikelolanya dan deposito yang dimilikinya. Setelah dilakukan analisis, maka penulis menyusun dua skenario yang dirancang sesuai dengan kebutuhan dan toleransi risiko klien. Pengelolaan kekayaan klien didasarkan atas tiga pilar Wealth Management yaitu Wealth Protection, Wealth Accumulation dan Wealth Distribution. Hasil pengelolaan kekayaan pada skenario satu dapat meningkatkan kekayaan bersih sebesar Rp779.607.610 dan skenario dua dapat meningkatkan kekayaan klien sebesar Rp899.794.717. Dua skenario tersebut memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing ditinjau dari risiko dan return yang melekat pada instrumen investasi yang direkomendasikan.
This research is a case study in wealth management of HNWI (High Net Worth Individual) that having a net worth over USD 1 million or equivalent to Rp10 billion. The main requirement is the protection of clients with insurance, education planning, and retirement planning are not yet well-structured. The limitation in the client is an obstacle in the management of wealth. Limitations in the form of limited knowledge, time, and fear of risk that will be experienced when one invests. The research method used in this study is individual depth interviews with clients to determine financial statements, cash flow, needs and problems faced by clients. In addition, risk tolerance is also measured by questionnaires of Grable and Lytton (2003) by asking 13 questions. Each question has a weight that is used to calculate the risk tolerance category. From interviews with the client, we can know that the client owned assets amounted Rp17.020.900.000. The majority of these assets are allocated to physical assets, such as lands, houses and vehicles. In the cash flow analysis, can be seen that revenue comes from some sources of client business income under its management and deposits it has. After analysis, the authors developed two scenarios that are designed according to client needs and risk tolerance. Wealth Management based on three pillars, there is Wealth Protection, Wealth accumulation and Wealth Distribution. Wealth management results in first scenario can increase net worth by Rp779.607.610, second scenario can increase net worth by Rp899.794.717. Second scenario have weaknesses and strengthnesses respectively in terms of risk and return inherent in investment instruments that are recommended.
Kata Kunci : Wealth Management, toleransi risiko, proteksi, pensiun