karakteristik konsumen dan citra merek private label minimarket : perbandingan antara masyarakat desa dan masyarakat kota di kabupaten sleman
Dini Pratiwi, Slamet Santoso Sarwono.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenPrivate label merupakan merek yang dikembangkan oleh peritel. Perkembangan private label diiringi oleh adanya perkembangan peritel atau toko modern terutama minimarket yang semakin mudah . Studi ini bertujuan untuk menganalisis adanya perbedaan karakteristik konsumen dan citra merek private label berdasarkan demografi dan sosial ekonominya antara masyarakat desa dan masyarakat kota. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuisioner di kecamatan Depok yang lokasi pengambilan sampelnya berada di CondongCatur, Caturtunggal dan Maguwo yang dikategorikan sebagai kota dan kecamatan Godean yang dikategorikan sebagai desa yang lokasi pengambilan sampelnya berada di Sidomoyo. Karakteristik konsumen private label diukur melalui 12 variabel pengukuran yang terbagi menjadi empat kelompok yaitu perilaku pembelian terhadap private label, alasan membeli private label, sikap dan tingkat keterlibatan terhadap private label. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 202 responden yang terdiri dari 101 responden di desa dan 101 responden di kota. Hasil dari analisis Anova dan Post Hoc Test adalah terdapat perbedaan pada masyarakat desa dan masyarakat kota berdasarkan karakteristik konsumen private label sedangkan dari segi demografi dan sosial ekonominya, tidak terdapat perbedaan antara masyarakat desa dan masyarakat kota berdasarkan status kependudukan dan jumlah pengeluarannya.
Private label is brand developed by retailer. Development of private label is followed by presence of development in retailer or modern store, mainly minimart easily to find. This study aimed to analyze a presence of difference in consumer’s characteristic and brand image of private label based on demographical and socio-economic between rural and urban people. The research was done by distributing questionnaire in District Depok located in village CondongCatur, Caturtunggal and Maguwo which categorized as urban and District Godean was categorized as village with location of gathering sample in Sidomoyo. Consumer’s characteristic of private label was measured by 12 variables of measurement consisted of four groups, including shopping/buying behavior on private label, reason to buy private label, attitude and level of involvement on private label. Number of sample used were 202 respondents consisted of 101 responde nts in rural and 101 respondents in urban. Result of the Anova and Post Hoc Test was presence of difference in rural and urban people based on consumer’s characteristic of private label, while from demographical and socio-economic segment, there was no difference between rural and urban people based on demographical status and the expense budget.
Kata Kunci : private label, masyarakat desa, masyarakat kota, citra merek, karakteristik konsumen, Anova dan Post hoc test.