PENGARUH KOMITMEN ORGANISASIONAL, KEPUASAN KERJA, DAN STRES KERJA TERHADAP INTENSI KELUAR Studi Pada Karyawan Alih Daya (Outsourcing) PT Bank Rakyat Indonesia di Wilayah Yogyakarta
Devinthia Indraprasti, Sari Sitalaksmi, M.Mgt., Ph.D.,
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah komitmen organisasional, kepuasan kerja, dan stres kerja mempengaruhi intensi keluar. Populasi penelitian adalah karyawan alih daya Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Wilayah Yogyakarta dan sampel penelitian adalah karyawan alih daya BRI Cabang Sleman dan BRI Cabang Muntilan. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, yang dilakukan terhadap 126 karyawan alih daya. Pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan jawaban responden diukur dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (analisis regresi berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komitmen organisasional memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap intensi keluar, sedangkan variabel kepuasan kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap intensi keluar. Hasil selanjutnya adalah variabel stres kerja memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap intensi keluar.
The objective of this research is to analyze the effect of organizational commitment, job satisfaction, and work stress on turnover intention. The research population was outsourcing employees at the Bank Rakyat Indonesia (BRI) in Yogyakarta Region, and the research samples were outsourcing employees at the BRI Branch Sleman and BRI Branch Muntilan. A purposive sampling was conducted to 126 outsourcing employees. The primary data was collected using questionnaires and the respondents’ responses measured with Likert scale. Descriptive and inferential statistical analysis (multiple regression analysis) were used to analyze the data. The result of the research shows that organizational commitment has a significant negative influence on the turnover intention, job satisfaction has a significant negative influence on the turnover intention. Meanwhile work stress has a significant positive influence on the turnover intention.
Kata Kunci : intensi keluar, komitmen organisasional, kepuasan kerja, stres kerja, karyawan alih daya