Penerapan Key Performance Indicator Berbasiskan Balanced Scorecard Sebagai Alat Pendorong Kinerja Organisasi Kasus Pada PT.Puspa Pharma, Departemen Akunting dan Logistik
Dalaya Agustinus, John Suprihanto, Dr., M.I.M.
2012 | Tesis | S2 Magister ManajemenPada tahun-tahun belakangan ini, peran akuntan dalam organisasi telah berubah secara dramatis. Perubahan dramatis disini maksudnya dalam lingkup istilah \"business partner\" dan \"strategic partner\" yang lebih mengutamakan perluasan peran akuntan dalam keterlibatannya di organisasi. Pemicu dari semua ini terutama perubahan globalisasi dalam bidang bisnis yang akhir-akhir ini semakin kencang. Penggunaan akuntansi manajemen tradisional yang berorientasi pada penyajian informasi bagi pengambilan keputusan berdasarkan aspek akuntabilitas, pengendalian biaya dan maksimalisasi laba jangka pendek diutamakan bagi level operasional perusahaan, telah dikembangkan menjadi pendekatan yang berfokus pada pencapaian kompetensi perusahaan yang berkelanjutan. Dengan ditemukannya konsep \"Balanced Scorecard\", maka perkembangan akuntansi terasa semakin cepat belakangan ini. BSC menekankan bahwa semua ukuran financial dan non financial menjadi bagian sistem informasi untuk para pekerja di semua tingkat perusahaan yang merupakan jawaban bagi tantangan yang dihadapi departemen akunting dan logistik dipandang dari pendekatan perspektif balanced scorecard. Tujuan dan ukuran balanced scorecard lebih dari sekedar sekumpulan ukuran kinerja khusus financial dan nonfinancial. Semua tujuan dan ukuran ini diturunkan dari suatu proses cascading company scorecard yang digerakkan oleh misi dan strategi unit bisnis. Perencanaan strategik dengan rerangka Balanced Scorecard dapat menghasilkan peta perjalanan bisnis yang komprehensif dan koherens. Angka-angka yang dicantumkan dalam kolom ukuran hasil (outcome measure), ukuran pemacu kinerja (performance driver measure), dan target merupakan angka-angka sesungguhnya (real numbers) yang digunakan oleh perusahaan untuk running the business dan untuk mengukur kinerja bisnis. Angka-angka ukuran tersebut, yang ditentukan dalam perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, perspektif proses bisnis internal, perspektif customer yang berujung untuk mencapai angka ukuran dalam perspektif financial memungkinkan seluruh personel mengukur keberhasilan terhadap apa yang mereka kerjakan. Jika setiap orang dalam perusahaan melihat informasi yang sama, setiap orang akan dapat mengetahui keberhasilan dan kegagalan langkah bisnis yang mereka tempuh menjadi dipacu untuk memperhatikan dan melaksanakan usaha-usaha yang merupakan pemacu sesungguhnya (the real drivers) untuk mewujudkan kinerja keuangan. Hasilnya adalah Melalui penetapan peran dan kompetensi inti personel departemen akunting dan logistik berbasiskan Balanced scorecard mampu untuk mengatasi tantangan dan permasalahan yang dihadapi sehingga dapat meningkatkan kinerja organisasi.
Nowadays, role and function of accountant in organization is dramatically changed, in term of “business partner†and “strategic partner†which tell accountants are needed to expand their role and function for organizations. In fact, the role and function changes are required by the fast economical business growth and globalization. A traditional accounting management which provides information for organizations is decided by organization operational level based on accountability aspect, cost control and maximizing short term profit, currently has expanded to organization sustainable competency approach. Since the world present “Balanced Scorecard†concept, it makes accounting growth run rapidly. Balanced scorecard impresses those all financial and non financial measurements are become a part of information system for all organization employee level. It answers all challenges faced by accounting and logistic department through balanced scorecard perspective approach. The purpose and measurement of balanced scorecard is more than just a work summary of financial and non financial matters. All purposes and measurements are bounded through cascading company scorecard process moved by business unit mission and strategy. Strategic planning with balanced scorecard basis delivers a comprehensive and coherence business map. Numbers shown in outcome measure, performance driver measure and real numbers of target are using by organizations to run the business and find out their business performance. All those measurements determine through growth and learning perspective, internal business process perspective and customer perspective to achieve financial perspective measurement, this will make every single personnel as a member of organization is knowing their work performance and achievement. If every personnel in organization find an equal and an integrate information, they will know their own result, success and failure as they are the real driver to concern and running business to create financial performance. At last, Balanced scorecard is playing a part in accounting department and logistic personnel department as a guide facing through their problems and challenges to increase an organization work performance as an end result.
Kata Kunci : Balanced Scorecard, perencanaan strategic, performance driver measure, strategic partner