Laporkan Masalah

Kemitraan Hotel Jayakarta Jogja dengn Pihak Travel Agent dalam Rangka Peningkatan Occupancy Rate Pasca Letusan Gunung Merapi

Cory Andina Mandasari, DR. Goedono, MBA

2012 | Tesis | S2 Magister Manajemen

Kondisi kota Yogyakarta pasca letusan Gunung Merapi sangat memprihatinkan. Dampak yang dihasilkan pun cukup besar pengaruhnya terhadap sektor ekonomi dan pariwisata. Tingkat hunian (occupancy rate) hotel mengalami penurunan yang cukup signifikan karena bencana alam yang menimpa kota Yogyakarta sedang tidak aman untuk dikunjungi pada saat itu. Hotel Jayakarta Jogja merupakan salah satu hotel yang merasakan dampak dari meletusnya Gunung Merapi. Karena, selama berjalannya hotel tersebut di kota Yogyakarta mempunyai brand image tersendiri dan termasuk hotel bintang empat yang paling dicari sampai pada akhirnya terjadi letusan Gunung Merapi yang berdampak pada penurunan occupancy rate. Untuk memulihkan kembali occupancy rate yang sempat menurun, Hotel Jayakarta Jogja gencar melakukan berbagai promosi terutama menggandeng para travel agent untuk melakukan kerjasama dalam mengundang para wisatawan agar datang ke Yogyakarta dan memastikan bahwa kota Yogyakarta telah aman untuk dikunjungi. Kemitraan yang berlangsung antara Hotel Jayakarta dengan pihak travel agent telah memberikan keuntungan dan kemudahan bagi kedua belah pihak dalam menjalankan proses bisnisnya. Hotel Jayakarta Jogja dan travel agent bersama dengan Masyarakat Pariwisata Indonesia membuat suatu paket promosi yang disebarkan keseluruh kota di Indonesia termasuk ke luar negeri. Paket promosi yang diberikan terbilang sangat murah untuk pemulihan pariwisata di Yogyakarta ini. Melalui berbagai promosi dan pemulihan bencana yang dilakukan di Yogyakarta, maka occupancy rate Hotel Jayakarta berangsur membaik. Secara perlahan-lahan, occupancy rate meningkat hingga saat ini. Pihak travel agent yang melakukan kerjasama dengan Hotel Jayakarta Jogja juga mendapatkan keuntungan atas meningkatnya occupancy rate hotel pasca letusan Gunung Merapi. Selain mendapatkan keuntungan, travel agent juga mendapatkan kemudahan dalam menjalankan bisnisnya dengan Hotel Jayakarta Jogja karena adanya perjanjian bisnis diantara perusahaan yang melakukan proses kemitraan tersebut. Perjanjian bisnis tersebut salah satunya berisi harga istimewa yang akan diperoleh travel agent lebih murah dibandingkan dengan wisatawan yang datang secara pribadi.

The condition of post-eruption of Mount Merapi in Yogyakarta is very alarming. The resulting impact was big enough on the economy and tourism sectors. The occupancy rate of the hotel has decreased significantly because of natural disasters that come to the city of Yogyakarta is not safe to visit at that time. Jayakarta Hotel Yogyakarta is one of the hotel that feeling the effects of the eruption of Mount Merapi. Because during the passage of this company, Jayakarta has its own brand image and including a four star hotel the most sought until at last eruption of Mount Merapi, which affects the decrease in occupancy rate. To recover the occupancy rate that had declined, Jayakarta Hotel Yogyakarta incentive to do a variety of promotions, especially holding the travel agents to align themselves in inviting the tourists to come to Yogyakarta and ensure that the city of Yogyakarta have been safe to visit. The cooperation that lasted between Jayakarta Hotel with the travel agents have advantages and convenience for both parties in carrying out the business process. Jayakarta Yogyakarta Hotel and travel agents together with the Indonesian Tourism Society create a promotional package distributed to all cities in Indonesia, including overseas. Promotion package given quite cheap for the recovery of tourism in Yogyakarta. Through various promotions and disaster recovery are carried out in Yogyakarta, the Jayakarta Hotel occupancy rate gradually improved. Gradually, occupancy rate increased to the present. The travel agents who make a cooperation with the Hotel Jayakarta Yogyakarta also get the benefit of rising hotel occupancy rates after the eruption of Mount Merapi. In addition to getting the benefits, travel agents also get the ease in doing business with the Jayakarta Hotel Yogyakarta because of agreements among companies doing business partnership. Business agreement is one which contains a special price to be obtained by travel agents to get much cheaper price than the tourists who come personally.

Kata Kunci : Letusan Gunung Merapi, Strategi Kemitraan, Hotel Jayakarta Jogja, Travel Agent, Occupancy Rate, Perjanjian Bisnis.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.