EVALUASI SISTEM PELAPORAN RUTIN IMUNISASI BERBASIS WEB DI DINAS KESEHATAN PROPINSI JAWA TIMUR
Saiku Roji, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D.
2011 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Dewasa ini ada peningkatan pemanfaatan teknologi informasi yang semakin meluas, dan tuntutan akan kebutuhan informasi yang cepat, akurat dan tepat waktu, maka keluarlah kebijakan dan strategi pengembangan e-gov (egovernment) yang tertuang dalam Instruksi Presiden No 3 tahun 2003. Terkait hal tersebut, Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur sejak 2005 telah menerapkan dan memgembangkan sistem informasi berbasis web. Salah satu bentuk pengembangan sistem tersebut adalah sistem pelaporan rutin imunisasi berbasis web yang dikembangkan sejak 2007. Dengan sistem ini diharapkan data dan informasi yang dihasilkan dapat terintegrasi mulai dari Dinas Kesehatan/ Kota sampai ke Dinas Kesehatan Propinsi. Namun demikian hingga saat ini sistem tersebut belum pernah dilakukan evaluasi, bagaimana pengelolaannya, kendala, keberhasilan, keakurasian, ketepatan waktunya, kelengkapan serta manfaatnya. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui faktor-faktor pengelolaan dan pemanfaatan sistem pelaporan rutin imunisasi berbasis web di Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur Tujuan penelitian: Mendapatkan gambaran pengelolaan sistem pelaporan rutin imunisasi berbasis web di Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur ditinjau dari faktor teknis, organisasi dan perilaku, kualitas data dan pemanfaatannya Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, studi kasus. subyek penelitian dilakukan secara purpossive sampling. Subjek penelitian: untuk data kualitatif diperoleh dari 4 kabupaten : Jember, Lumajang, Blitar dan Ngawi, dan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dengan cara wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dengan menggunakan kuesioner tertutup. Hasil dan Pembahasan : Sistem Pelaporan Rutin Imunisasi berbasis web memiliki 4 modul, pada interface output pelaporan berbentuk tabular, grafik dan sistem informasi geografis dengan frekwensi data bulanan dan tahunan untuk individu hingga perdesa dan data aggregate hingga per puskesmas. Sarana teknologi informasi sudah cukup memenuhi, dan sistem telah memberikan kemudahan. Kendala yang ada, terutama saat penyampaian data individu,karena rendahnya kapasitas bandwidth di sebagian besar kabupaten/kota. Jumlah tenaga pengelola program imunisasi masih kurang, yaitu hanya 44 % responden menyatakan sudah terpenuhi, sedangkan untuk tenaga pengelola data dan informasi hanya 5,3% (response rate 50%). Untuk pengelolaan data imunisasi, pengelola secara rutin telah memanfaatkan sistem pelaporan berbasis web (94 %), telah menerima feedback dan sistem dianggap telah memberikan manfaat baik untuk internal maupun eksternal dinas. Terkait kualitas data, 76% pengelola imunisasi telah melakukan pengechekan ulang untuk akurasi data dan melakukan pemeriksaan kelengkapan laporan. Kesimpulan : Sistem pelaporan rutin imunisasi berbasis web telah memberikan manfaat baik bagi pengelola program imunisasi di Dinas Kesehatan Propinsi maupun Dinas Kesehatan Kab/Kota dalam proses pengolahan data pelaporan meski masih ditemukan beberapa kendala dan terbatasnya jumlah tenaga.
Background: There was an increasing demand for health information and the usage so widely that the information must be supplied in reliable, accurate and timely. Hence the government issued the policy and strategy to develop electronic government (E-gov) by President Instruction No. 3/2003. To anticipate that issue, since 2005, East Java Provincial Health Office had applied and developed web based information system. One of the them is web based immunization routine reporting system and developed since 2007. Due to this system, all data could be integrated from district health office to provincial health office. But untill now, the system had never been evaluated for the management, problems, succes, accuracy, timeliness, completeness and its usefullness. Research purpose is to evaluate the management and usefullness of web based immunization routine reporting system in east java provincial health office. Objective : to gain the description of web based immunization routine reporting system management due to the technical, organizational, behavior, data quality and their usage. Methods : qualitatitive research, case study, purpossive sampling. Subjects : for qualitative data were gained from four districts with individual data : Jember, Lumajang, Blitar and Ngawi and Provincial Health Office, while quantitave data gained using closed questionnaires that sent to all district/ city health office in east java. Results and Discussion : Web based immunization routine reporting system has four modules and presents to the end user in various ways; containing yearly and monthly tabulated data , graphs, bar chart and geographic information system. Individual data could be retrieved by each village, and aggregate data by each health centers. In general, the availibility of information technology infrastructure had fulfilled the need sufficiently and system had gave the benefit (usefulness).The problem, especially in individual data transmition through internet (web) the bandwidth capacity is very low for almost all districts / cities. The lack of human resources, for immunization programme staf, only 44 % of districts/cities said that had covered, while for data and information staf, only 5,3% (response rate 50%). For immunization management, the programmer had used the web based reporting system (94%), received feedback and the system had been used both for internal and external organization. Due to data quality, 76% immnunization programmer had rechecked for data accuracy, doing validation and checked the immunization report completeness. It was done at montly routine meeting or when health centers staf came in districts/ cities health office to take vaccines. Conclusion : Web based immunization routine reporting system had given the usefulness for immunization staf both provincial and districts/cities health office in data reporting management, eventhough the problem was still be met and the lack of human resources.
Kata Kunci : Sistem informasi, sistem pelaporan berbasis web, teknologi informasi, imunisasi, evaluasi.