ANALISIS PENILAIAN SAHAM PT ADHI KARYA (Persero), Tbk. PASCA KEBIJAKAN INSENTIF PAJAK
Heribertus Andi Noviastoko, S.E., Dr. Ertambang Nahartyo, M.Sc.
2011 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai intrinsik ekuitas PT Adhi Karya (Persero) Tbk. pasca kebijakan insentif pajak 5 persen dengan menggunakan metode discounted cash flow dan metode relative valuation. Penelitian ini menjadi menarik untuk dilakukan karena PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah melepas kepemilikan sahamnya sebesar 49 persen,sehingga berhak mendapatkan insentif pajak 5 persen dan kebijakan tersebut telah berjalan mulai Januari 2011. Data yang digunakan terdiri dari data laporan keuangan PT Adhi Karya (Persero)Tbk, informasi-informasi dalam laporan tahunan, laporan keuangan perusahaan pembanding, data harga saham perusahaan pembanding, tingkat suku bunga bebas risiko, serta data-data pendukung lainnya. Analisis dengan menggunakan metode discounted cash flow dilakukan dengan tahapan-tahapan : analisa proyeksi penjualan atau pendapatan usaha, proyeksi laporan keuangan, proyeksi arus kas bebas (free cash flow), penentuan tingkat diskonto (WACC), penentuan nilai akhir (terminal value), dan estimasi nilai. Analisis dengan menggunakan metode relative valuation dimulai dengan menentukan perusahaan- perusahaan pembanding dalam bidang usaha yang sama selanjutnya memilih dan menetapkan angka pengali (multiples) yang akan digunakan untuk mengkonversi nilai buku atas variabel yang relevan dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk. menjadi estimasi nilai pasar ekuitas. Multiples yang digunakan adalah : PER (Price Earning Ratio) dan PBV (Price to Book Value). Dari hasil penelitian dapat diperoleh rekonsiliasi nilai intrinsik PT Adhi Karya (Persero) Tbk. berada pada kisaran Rp1.241,871 per lembar saham. Dengan demikian harga saham PT Adhi Karya per tanggal penilaian menunjukkan undervalued. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar saham belum mengapresiasi nilai saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. yang telah mendapat pemberlakuan kebijakan insentif pajak 5 persen.
This research aims to estimate the intrinsic value of equity of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. post a 5 percent tax incentive policy by using the method of discounted cash flow and relative valuation methods. This study becomes interesting to do because of PT Adhi Karya (Persero) Tbk. had released  its stake by 49 percent, thus entitled to a tax incentive of 5 percent and the policy is valid from January 2011. The data used consist of financial statements data PT Adhi Karya (Persero) Tbk., the information in annual reports, financial statements of the comparison companies, data comparison company stock price, risk free interest rate, as well as other supporting data. Analysis using discounted cash flow method is done by stages: an analysis of sales or revenue projections, projections of financial statements, projected free cash flow (free cash flow), determining the discount rate (WACC), the determination of the final value (terminal value), and value estimates.  Analysis by using relative valuation method begins by determining comparison companies in the same field of business subsequent to choose and set the multiplier digits (multiples) that will be used to convert the book value of the relevant variables from the PT Adhi Karya (Persero) Tbk. to estimate the market value of equity. Multiples used are: PER (Price Earning Ratio) and PBV (Price to Book Value). From the research results can be obtained by reconciling the intrinsic value of PT Adhi Karya (Persero) Tbk in the range of Rp1.241, 871 per share. Thus the stock price as of the valuation work PT Adhi Karya (Persero) Tbk. show undervalued. This indicates that the stock market has not appreciatedÂ
Kata Kunci : nilai intrinsik, discounted cash flow, relative valuation, PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value).