ANALISIS HARGA SAHAM PT. BANK SAUDARA Tbk. PASCA ESOP DAN MSOP TAHUN 2010
Muhammad Adlan, S.Si., Dr. Mamduh M Hanafi, M.B.A.,
2011 | Tesis | S2 Magister Ek.PembangunanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi nilai intrinsik saham Bank Saudara pasca program ESOP dan MSOP. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan pendapatan yang mengaplikasikan metode arus kas terdiskonto (discounted cash flow) dan pendekatan data pasar (relative valuation). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan Bank Saudara selama 6 tahun terakhir dari 2005 sampai dengan 2010. Langkah-langkah dalam penerapan metode arus kas terdiskonto (discounted cash flow) adalah dimulai dengan menganalisa proyeksi pendapatan, kemudian membuat proyeksi laporan keuangan yaitu proyeksi neraca dan proyeksi rugi laba, membuat proyeksi arus kas bebas ekuitas (free cash flow to equity), menentukan tingkat pertumbuhan kekal, tingkat diskonto atau tingkat balikan yang diharapkan, menghitung nilai terminal dan terakhir mengestimasi nilai. Analisis pendekatan pasar (relative valuation) dimulai dengan mencari perusahaan yang sebanding dalam bidang usaha yang sama selanjutnya memilih dan menetapkan multiples atau rasio yang sesuai dari perusahaan pembanding. Multiples ini digunakan sebagai pengali terhadap instrument keuangan dari Bank Saudara menjadi estimasi nilai pasar. Multiples atau rasio yang digunakan adalah: PER (Price Earning Ratio), dan PBV (Price to Book Value). Hasil penelitian dengan menggunakan metode discounted cash flow, diperoleh estimasi nilai intrinsik saham Bank Saudara per Desember 2010 berkisar antara Rp338,34 sampai dengan Rp341,65. Hasil penilaian dengan menggunakan relative valuation, diperoleh hasil sebagai berikut: untuk estimasi nilai saham per lembar Bank Saudara dengan menggunakan rasio PER sebesar Rp371,- dan berdasarkan PBV sebesar Rp147,-. Hasil pembobotan kedua nilai tersebut menunjukkan bahwa nilai saham per lembar Bank Saudara berdasarkan relative valuation adalah sebesar Rp258,73. Hasil dari kedua pendekatan tersebut kemudian dilakukan rekonsiliasi sehingga didapat nilai saham per lembar Bank Saudara saat ini kemungkinan mengalami undervalued.
This research aim to estimate an intrinsic value of Bank Saudara share after ESOP & MSOP Program by using discounted cash flow method and relative valuation. This research also used data of Bank Saudara financial statement’s during the last six year from 2005 until 2010. Analysis of discounted cash flow conducted by: sales or earnings projection analysis, financial statement projection, free cash flow projection, discount rate determination and terminal value and value estimation. Relative valuation started with searching similar company in the same field of industry and chosening and specifying appropriate ratio or multiples from similar company. This Multiples used to convert a relevant book value variable from Bank Saudara become an estimation of market value. Multiples or ratio which used were: PER (Price Earning Ratio), and PBV (Price to Book Value). The result from this research by using discounted cash flow method obtained an intrinsic value estimation of Bank Saudara share per December 2010 range from Rp338,34 up to Rp341,65. Result by using relative valuation obtained the following result: for the estimation of stocks price per share Bank Saudara by using PER equal to Rp371,- using PBV ratio equal to Rp147,-. The mean from both method equal to Rp258,73. Based on this both approaching, price of Bank Saudara share at this time possibility of undervalued.
Kata Kunci : discounted cash flow, relative valuation, PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value).