Pengaruh Ukuran Partikel Tepung Kerabang Telur yang Diperlakukan dengan Asam Fosfat dalam Pakan terhadap Penampilan, Kualitas Telur dan Status Plasma Darah Ayam Petelur
Galuh Adi Insani, Prof. Dr. Ir. Tri Yuwanta, SU, DEA.
2011 | Tesis | S2 Ilmu PeternakanPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh ukuran partikel kerabang telur yang diperlakukan dengan asam fosfat yang berbeda levelnya pada limbah kerabang telur sebagai sumber mineral pada ayam petelur terhadap penampilan, kualitas telur dan status plasma darah ayam petelur. Limbah kerabang telur dikumpulkan dari toko roti dan dipisahkan menjadi tiga perlakuan (K0/kontrol) kerabang telur dicuci air panas 80 0 C; (K1) kerabang telur dicuci air panas 80 0 C + direndam dalam 3% asam fosfat; (K2) kerabang telur dicuci air panas 80 0 C + direndam dalam 6% asam fosfat. Kemudian semua perlakuan kerabang telur digiling menjadi dua ukuran yaitu 1mm dan 3mm. Rancangan acak lengkap pola faktorial (3x2) digunakan dalam uji biologis dengan menggunakan 72 ekor ayam petelur fase pullet. Ayam secara acak dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan perendaman dengan asam fosfat dan dua ukuran ukuran partikel kerabang telur. Setiap perlakuan diulang tiga kali dengan menggunakan empat ekor ayam petelur. Data yang dikumpulkan adalah konsumsi pakan, berat badan, produksi telur, kualitas telur (berat telur, tebal kerabang, berat kerabang telur, indeks kerabang telur), dan kadar Ca dan P dalam darah. Semua data dianalisis dengan analisis variansi menurut rancangan acak lengkap faktorial (3x2) berupa (3) perlakuan perendaman asam fosfat x (2) perlakuan ukuran partikel dilanjutkan dengan uji beda Duncan untuk mengetahui pengaruh diantara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar level konsentrasi asam fosfat yang digunakan untuk merendam tepung kerabang memiliki efek meningkat (P<0,01) pada berat badan ayam, kadar kalsium plasma darah, kadar fosfor plasma darah, berat kerabang telur, dan indeks kerabang telur. Konsentrasi asam fosfat tidak memiliki efek pada konsumsi pakan, konsumsi kalsium, produksi telur, berat telur, dan tebal kerabang. Perbedaan ukuran partikel tepung kerabang telur tidak meningkatkan konsumsi pakan, konsumsi kalsium, berat badan, kadar fosfor plasma darah, produksi telur, berat telur, tebal kerabang, berat kerabang telur, indeks kerabang telur, dan kadar kalsium plasma darah. Tidak ada interaksi antara perlakuan perendaman asam fosfat dengan ukuran partikel tepung kerabang telur pada penampilan, kualitas telur, dan kadar Ca & P plasma darah ayam petelur.
This research aims was to study the effect of particle size of egg shell waste mash which was treated with different levels of phosphoric acid as a source of minerals in laying hen on performance, eggs quality, and levels of Ca and P blood plasm diets. Eggshell waste was collected from bakery, and was separated into three treatments (K0/control) eggs shell washed with hot water of 800 C; (K1) eggs shell washed with hot water of 800 C + 3% phosphoric acid, (K2) eggs shell washed with hot water of 800 C + 6% phosphoric acid. Egg shell was grounded into two particle sizes of 1mm and 3mm. Completely randomized design factorial (3x2) was used in biological tests with 72 chickens laying pullet. Chickens were randomly divided into combination of 3 groups of phosphoric acid treatment and two type of particle size. Each treatment was repeated three times using four laying chickens. The data being collected were those of feed consumption, body weight, egg production, egg quality (egg weight, eggshell thickness, egg shell weight, egg shell index), and Ca and P levels in the blood plasm. Data were analyzed with analysis of variance according to completely randomized factorial design (3x2) in the form (3) treatment of phosphoric acid x (2) treatments particle size followed by Duncan’s different test to determine the effect of treatment. Results showed that greater levels of phosphoric acid used to wash the egg shell mash has effect significantly (P<0.01) on chicken body weight, blood plasm levels of calcium, phosphorus content of blood plasm, egg shell weight, and index of eggs shell. And no effect on feed consumption, calcium intake, egg production, egg weight and eggshell thickness. Difference particle sizes of egg shell mash had no effect on feed consumption, calcium intake, body weight, phosphorus content of blood plasm, egg production, egg weight, eggshell thickness, egg shell weight egg shell index, and on blood plasm calcium levels. There was no interaction between phosphoric acid treatment with particle size of egg shell mash on performance, egg quality, and levels of Ca and P blood plasm of laying hens.
Kata Kunci : Tepung kerabang telur, Asam fosfat, Penampilan ayam petelur, Kualitas telur, Kadar Ca & P plasma darah)