Laporkan Masalah

DURASI MENYUSUI DAN KEJADIAN OVERWEIGHT PADA REMAJA

Nurlaili Ramli, dr. Madarina Julia, MPH, PhD,SpAK.

2011 | Tesis | S2 Kesehatan Masyarakat/KIA

Latar Belakang: Jumlah overweight pada anak di Provinsi Aceh mengalami peningkatan. Hubungan antara menyusui dengan risiko overweight dan obesitas masih kontroversial, adanya faktor konfonding yang kuat sehingga hubungan antara menyusui dan obesitas masih belum jelas. Untuk mengurangi faktor konfonding dapat dilakukan analisis pada saudara kandung karena anak tinggal dalam lingkungan yang sama. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh status overweight saudara kandung terhadap durasi menyusui dan kejadian overweight pada remaja dan untuk mengetahui faktor lain yang berhubungan dengan kejadian overweight pada remaja dari faktor lingkungan dan genetik. Metode Penelitian: Desain penelitian analitik observasional dengan rancangan matched case control. Subjek penelitian untuk kelompok kasus berjumlah 50 orang dan kelompok kontrol berjumlah 50 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eklusi. Tehnik pemilihan sampel untuk kelompok kasus dengan mengambil kasus yang ada, kelompok kontrol secara purposive sampling dengan melakukan matching pada umur dan jenis kelamin. Variabel terikat adalah kejadian overweight pada remaja dan variabel bebas yaitu durasi menyusui, variabel luar adalah status sosial ekonomi, pendidikan orangtua, prilaku makan, status overweight saudara kandung dan orangtua. Analisis bivariabel mengunakan conditional regresi logistik pair t test, mcnemar dan multivariabel mengunakan conditional regresi logistik. Hasil Penelitian: Remaja yang overweight mempunyai durasi menyusui yang lebih pendek daripada remaja yang tidak overweight. Analisis multiple conditional regresi logistik terhadap status overweight pada saudara kandung ketika dianalisis secara bersamaan menunjukkan bahwa durasi menyusui dapat menurunkan kejadian overweight pada remaja (OR 0,81; 95% CI 0,69-0,96). Kesimpulan: Pengaruh durasi menyusui terhadap status overweight pada remaja dipengaruhi oleh status overweight saudara kandung dan perilaku makan remaja. Diperlukan advokasi terhadap Pemerintah dan Dinas Kesehatan dalam rangka menentukan kebijakan terhadap upaya pencegahan overweight/obesitas yang dititikberatkan pada pola makan keluarga

Background: An increasing number of overweight incidences among children in Aceh Province. However, relationship between breastfeeding and risk of overweight and obesity is still controversial due to strong confounding factors; hence, the relationship between breastfeeding and obesity is unclear. To reduce the confounding factors, an analysis can be applied toward siblings because children live in the same environment. Objective: To find out siblings’ overweight status on breastfeeding duration and overweight incidence among adolescents and to find out other factors related to overweight incidence among adolescents from environment and genetics. Method: This was an observational-analytical study with a matched case control design. The subjects were 50 persons in case group and 50 persons in control group meeting both inclusion and exclusion criteria. Sampling technique for the case group was done by taking the existing cases while for the control group was done with purposive sampling using matching in age and gender. The dependent variable was overweight among adolescents, the independent variable was breastfeeding duration, and the extraneous variables were socio-economic status, parents’ education, eating behavior, and siblings and parents’ overweight statuses. Bivariable analysis used conditional logistic regression, pair t test, and mcnemar and multivariable analysis used conditional logistic regression. Result: Overweight adolescents had shorter breastfeeding duration than non overweight adolescents. Analysis of multiple conditional logistic regression on overweight status in siblings when analyzed together showed that breastfeeding duration could reduce overweight among adolescents (OR 0.81; 95% CI 0.69-0.96). Conclusion: Breastfeeding duration in regard to overweight status among adolescents is affected by siblings’ overweight status and adolescents’ eating behavior. There in a need on advocacy toward government and Health Office to determine policies on overweight or obesity prevention with a focus on family eating pattern.

Kata Kunci : Durasi menyusui, kejadian overweight, remaja, saudara kandung


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.