FAKTOR RISIKO RESISTENSI MIKROORGANISME TERHADAP SEFOTAKSIM PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA DI RSUP SANGLAH DENPASAR
dr. Anak Agung Made Sucipta, Dr. Ida Bagus Subanada, Sp.A
2012 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSPneumonia merupakan masalah kesehatan di banyak negara berkembang. Penyebab utama pneumonia adalah Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenzae dan Staphylococcus aureus. Penggunaan antimikroba secara luas memberikan kontribusi terhadap perubahan pola resistensi mikroorganisme terhadap berbagai antimikroba. Banyak mekanisme terjadinya resistensi telah dilaporkan. Banyak penelitian juga melaporkan semakin meningkatnya kejadian resistensi terhadap berbagai antimikroba. Penelitian tentang faktor risiko terjadinya resistensi terhadap antimikroba juga telah banyak dilakukan di beberapa negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya resistensi mikroorganisme terhadap sefotaksim pada anak dengan pneumonia di rumah sakit Sanglah, Denpasar. Penelitian ini merupakan suatu penelitian kasus kontrol. Anak yang didiagnosis menderita pneumonia sejak Januari 2006 sampai Desember 2010, yang menjalani rawat inap di bagian anak, rumah sakit Sanglah Denpasar dengan hasil biakan darah positip akan dijadikan sampel penelitian. Data terapi antimikroba, jenis resistensi dan sensitivitas terhadap antimikroba diperoleh dari rekam medik. Faktor risiko yang berhubungan dengan resistensi terhadap sefotaksim diolah dengan program komputer. Seratus lima puluh enam anak dimasukkan dalam penelitian. Rasio odds antara riwayat penggunaan antimikroba dalam 3 bulan terakhir dengan terjadinya resistensi terhadap sefotaksim sebesar 2,4 kali dengan IK 95% 1,187-4,866; p=0,015, rasio odds antara riwayat perawatan di rumah sakit dalam 3 bulan terakhir dengan terjadinya resistensi terhadap sefotaksim sebesar 4,7 kali dengan IK 95% 1,622-13,851; p=0,004. Riwayat terapi antimikroba dalam waktu 3 bulan terakhir dan riwayat menjalani rawat inap di rumah sakit dalam waktu 3 bulan sebelumnya merupakan faktor risiko terjadinya resistensi mikroorganisme terhadap sefotaksim pada anak dengan pneumonia dengan rasio odds masing-masing 2,4 dan 4,7 kali. Usia ≤ 3 tahun dan jenis kuman tidak merupakan faktor risiko terjadinya resistensi mikroorganisme terhadap sefotaksim pada anak dengan pneumonia, dengan nilai p masing-masing 0,588 dan 0,08.
Pneumonia is one of the important health problems in most developing country. The main cause of pneumonia are Streptococcus pneumonia, Haemophilus influenzae and Staphylococcus aureus. Broad utilizationof antimicrobial contribute to the changes of resistance pattern of many kind microorganisms to antimicrobial. Some mechanisms microbial resistance that sensitive to antimicrobial could made from. Some research reported any increase of microbial resistance. Research about risk factors related with microbial resistance to antimicrobial were frequently done in some country. This research was aimed to determine risk factors are those related with cefotaxim resistance microorganism in pneumonia childrens who are hospitalization in Sanglah hospital, Denpasar. This was an analitics research that use case control design. Subject are childrens diagnosed pneumonia, since January 2006 until Desember 2010, who are hospitalization in pediatrics unit , Sanglah Hospital, Denpasar. The data of antimicrobial therapy, kinds of microbial resistency and sensitivity to antimicrobial was collected from subject medical record. Risk factors related with microbial resistance to cefotaxim are calculated using a computer software. One hundred and fivetysix children were included in this study. Odds ratio between antimimicrobial used history in three months before with antimicrobial resistance for cefotaxim is 2.4 with CI 95% 1,187-4,866; p= 0,015, odds ratio between hospital care history in three months before with antimicrobial resistance for cefotaxim is 4,7 with CI 95% 1,622- 13,851; p=0,004. Antimimicrobial used history in three months before and hospital care history in three months before are risk factors those related with cefotaxim resistance microorganism in pneumonia childrens with odds ratio 2.4 and 4.7. Young childrens under three years old and kinds of microorganism are not risk factors those related with cefotaxim resistance microorganism in pneumonia childrens, p=0.588 and 0.08
Kata Kunci : pneumonia, antimikroba, resisten, mikroorganisme