Laporkan Masalah

SELEKSI KANDIDAT KEPALA DAERAH (STUDI KASUS SELEKSI KANDIDAT KEPALA DAERAH INTERNAL PDIP KABUPATEN KARO DALAM PILKADA 2010)

Elsa Maria Br Surbakti, Sigit Pamungkas, SIP, MA,

2011 | Tesis | S2 Ilmu Politik minat Politik Lokal & Otonomi Daerah

Penelitian ini merupakan eksplorasi mengenai seleksi kandidat kepala daerah internal PDIP Kabupaten Karo pada Pilkada 2010. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana seleksi kandidat kepala daerah berlangsung secara demokratis dan mengetahui bagaimana tingkat pelembagaan seleksi kandidat tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan PDIP Kabupaten Karo sebagai studi kasus dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seleksi kandidat kepala daerah yang dilakukan oleh PDIP berlangsung demokratis. Dikatakan demikian karena, Pertama, pada tahap awal, PDIP menetapkan persyaratan khusus diluar undangundang bagi kandidat, dimana persyaratan tersebut bukanlah persyaratan yang diskriminatif dan tidak menghilangkan unsur kesetaraan. Kedua, walaupun penyeleksi dalam setiap level tidak melibatkan masyarakat sebagai pemilih pada umumnya namun hasil akhir dari seleksi kandidat tersebut merepresentasikan kehendak partai di daerah. Dalam proses yang demokratis tersebut menunjukkan adanya sinyal pelembagaan (institusionalisasi) yang cukup kuat dalam seleksi kandidat tersebut. Ditunjukkan dengan beberapa kondisi, yaitu: pertama, kepatuhan setiap level penyeleksi terhadap regulasi yang telah ditetapkan dan disepakati oleh partai. Kedua, tidak terdapat faksi-faksi atau pengelompokan di dalam partai yang berusaha merusak soliditas partai. Ketiga, nihilnya keberadaan orang kuat baik di dalam maupun diluar partai yang berusaha mencampuri dan mendikte proses seleksi kandidat. Terpilihnya Siti Aminah menjadi kandidat kepala daerah yang sekaligus merupakan kader PDIP menunjukkan bahwa kedaulatan anggota sebagai wujud institusi lebih dominan daripada kedaulatan pemimpin partai.

This study explores a candidate selection of regional heads on intern PDIP Karo district in Election 2010. This study aims to determine the extent of the candidate selection of the regional head in democratic way and to find out how the level of institutionalization on the candidate selection. The approach used in the study is a descriptive qualitative by the PDIP Karo district as a case study. The results indicate that the candidate selection processed by the regional heads of PDIP is progressed in a democratic way. It says so, firstly, in the early stages, PDIP impose special requirements beyond the laws for the candidate, where the requirements are not discriminative and does not eliminate any element of equality. Secondly, although the selection in each level does not involve the public as voters generally, but the final result of the candidate selection represents the party interest in the area. Such process of democratic institutionalization has showed a signal institutionalization of quite strong in the candidate selection. It evident by several conditions that are: firstly, compliance with any level of selectors toward regulation has been established and agreed upon by the parties. Second, there are no factions or groupings within the party trying to undermine the solidity of the party. Third, the absence of strong presence both inside and outside the party who tried to interfere and dictate the process of candidate selection. The voted Siti Aminah as a candidate those was head of the region shows that the cadre members of PDI-P as a form of sovereignty dominated institutions more than the sovereignty of the party leader.

Kata Kunci : Seleksi kandidat, Demokratisasi seleksi kandidat, Pelembagaan seleksi kandidat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.