EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM TNI MANUNGGAL MEMBANGUN DESA OLEH KODIM 0609 KAB. BANDUNG TERHADAP KESIAPAN PERTAHANAN WILAYAH (Studi di Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung)
Hendra Yus, Dr. Armaidy Armawi, M.Si.
2011 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk: (1) meneliti tentang pelaksanaan program TMMD ke-82 tahun 2009 di Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung; (2) meneliti kendalakendala yang dihadapi dalam program kesiapan pertahanan wilayah di Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif di mana data digali dengan melakukan wawancara secara mendalam kepada tokoh-tokoh dan informan yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan program TMMD ke-82 di Desa Tenjolaya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, kajian ini menunjukkan bahwa program TMMD di Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung belum efektif dalam menciptakan kesiapan pertahanan wilayah, khususnya dari sasaran non-fisik. Hal tersebut disebabkan adanya kendala-kendala seperti kendala dana, kendala waktu, kendala koordinasi dalam perencanaan program dan kendala integrasi serta keberlanjutan program. Kendala tersebut perlu dicarikan jalan pemecahannya agar program TMMD dapat mencapai sasaran yang direncanakan. Upaya-upaya yang harus dilakukan ke depan yaitu dengan mengeliminir kendala-kendala yang ada, khususnya untuk mencapai sasaran non-fisik. Program TMMD tersebut hanya dilaksanakan selama 21 hari. Karena aspek yang ingin ditingkatkan merupakan aspek perilaku psikologis dan kebiasaan masyarakat yang tentunya memerlukan waktu lama dan kesabaran yang tinggi. Oleh karena itu, sasaran non-fisik dalam pelaksanaannya yang selama 21 hari hanya bisa dilaksanakan sebatas untuk mendiseminasikan informasi dan penambahan wawasan masyarakat dalam hal-hal yang menjadi sasaran non-fisik program TMMD. Sasaran fisik dan sasaran non-fisik merupakan bagian dari kesiapan pertahanan di daerah dalam rangka menghadapi segala bentuk ancaman yang ada. Oleh karena itu, perlu mendapat perhatian khusus dan serius dari institusi yang terkait. Dalam program TMMD, khususnya pada pencapaian sasaran non-fisik waktu pelaksanaannya diperpanjang dan berkelanjutan, sehingga efektivitas TMMD dalam rangka kesiapan pertahanan di wilayah tersebut dapat terwujud.
This study is intended to: (1) Examines te implementation of 82nd TMMD program 2009 in the vicinity of Tenjolaya Village, (2) Examines the problems that occurred during the implementation of TMMD program, (3) Assess the effectiveness of civil-military cooperation namely “TNI Manunggal Membangun Desa†or TMMD, in order to establish the readiness of defense-area system in Tenjolaya Village, Cicalengka District, Bandung Regency. This observation based on the qualitative methods, they also performed indepth interview toward the stakeholders that related to the implementation of TMMD program in the Tenjolaya Village Bandung Regency. This study shows that the implementation of TMMD program in Tenjolaya Village Bandung Regency, in the terms of defense-area readiness has not been running effectively. These problems occurred due to the presence of some difficulties, such as time management, financial constraints, and other continuously constraints. Afterwards, those problems need some solutions in order to achieve the aim of TMMD program. The solutions and efforts need to be implemented in the near future are to eliminate the specific obstacles, specifically, in order to achieve the nonphysical targets. Those problems can be observed during the implementation of tha program, because that program was only implemented for 21 days. This is due to achieving the psychological aspects of behaviour and habits of society, that requires a long period and high tolerance. Therefore, the 21 days program would only disseminating of information and widening the perspective of village community in terms of non-physical targets in TMMD program. The physical and non-physical targets are the pert of the readiness of defense-area system in order fo encounter all existing threats. Therefore, require special and serious attention from the institutions and stakeholders who are involved in the implementation of TMMD program, especially in achieving the non-physical objective. Those achievements would deliver the effectiveness of TMMD program, within the readiness of defense-area system can be ralized.
Kata Kunci : Efektivitas, Pertahanan, Wilayah.