PERBEDAAN EKSPRESI INTERLEUKIN (IL) -1α PADA PTERIGIUM PRIMER PROGRESIF SETELAH PEMBERIAN INJEKSI MITOMICIN C DAN 5- FLUOROURACIL INTRALESI SEBELUM OPERASI
EVA REVANA, Prof. dr. Suhardjo, SU., Sp.M(K)
2011 | Tesis | S2 Ked.Klinik/MS-PPDSPterigium adalah salah satu dari penyakit yang memiliki potensi untuk menyebabkan kebutaan dalam stadium lanjut, sehingga dapat memerlukan operasi yang kompleks untuk mendapatkan rehabilitasi visual yang penuh. Interleukin (IL)-1α merupakan sitokin yang terlibat dalam pathogenesis dan kekambuhan pterigium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan ekspresi IL1 α pada pterigium setelah injeksi intralesi sebelum operasi antara mitomicin C (MMC) dan 5 Fluorouracil (5FU). Metode Quasy Experimental Post Only dilakukan untuk membandingkan ekspresi IL-1α pada pterigium setelah injeksi MMC dan 5 FU secara intralesi. Sebanyak 54 sampel secara acak terbagi menjadi 2 kelompok , 27 sampel mendapat terapi tambahan MMC dan 27 sampel mendapat 5 FU yang diinjeksikan intralesi. Populasi diambil dari tiga daerah yaitu Temon, Cawas, dan Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia. Setelah semuanya dioperasi dengan menggunakan teknik merest, semua jaringan diperiksa dibawah mikroskop di Patologi Anatomi dan dibandingkan secara statistic menggunakan T-test. Rerata ekspresi IL-1α pada kelompok MMC adalah 0.072 ± 0.009, sedangkan pada kelompok 5 FU adalah 0,21±0.029,(p<0,05). Kesimpulannya adalah kelompok MMC menunjukkan rerata ekspresi IL-1α yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok 5 FU.
-
Kata Kunci : pterigium, Interleukin 1-α, mitomicin C, 5 Fluorouracil, intralesi