Laporkan Masalah

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEMISKINAN DI PULAU SUMBAWA TAHUN 2004-2009

Erwansyah, Dr. Budiono Sri Handoko, MA.

2011 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Tingkat kemiskinan di Kabupaten/kota Pulau Sumbawa dari tahun ke tahun cenderung mengalami fluktuasi. Perkembangan tingkat kemiskinan yang bervariasi ini bukan hanya dipengaruhi oleh kinerja dan kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat. Kemiskinan bukan sesuatu yang tidak dapat diubah karena kebijakan dan tindakan publik mampu membantu mengurangi jumlah kemiskinan di pulau Sumbawa. Tingginya tingkat kemiskinan di Pulau Sumbawa secara umum dapat dilihat dari perkembangan jumlah kemiskinan setiap tahun. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten/kota Pulau Sumbawa dengan menggunakan data sekunder dengan tahun pengamatan dari periode 2004 sampai dengan tahun 2009. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kepustakaan yaitu dari berbagai publikasi statistik dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan PDRB sektor pertanian, tingkat pengangguran, tingkat pendidikan dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan. Data yang diuji adalah data pooling dengan tiga metode, yaitu metode Ordinary Least Squares (OLS), metode fixed effect dan metode random effect. Untuk menentukan metode terbaik dalam menentukan model terbaik dilakukan uji Hausman. Berdasarkan hasil uji Hausman diproleh model terbaik yaitu dengan metode fixed effect. Berdasarkan analisis dengan metode fixed effect diperoleh kesimpulan sebagai berikut: a) peningkatan PDRBP tidak menjamin berkurangnya kemiskinan hal ini disebabkan oleh penguasaan lahan pertanian yang tidak merata, umumnya petani di wilayah perdesaan hanya sebagai penggarap saja, sehingga tidak sepenuhnya menikmati hasil pertanian, b) semakin tinggi tingkat pengangguran justru mengurangi kemiskinan meskipun tidak signifikan. Hal ini terjadi karena umumnya tenaga produktif menjadi TKI dan keluarga yang ditinggal tetap mendapatkan penghasilan, c) tingkat pendidikan signifikan mempengaruhi kemiskinan. Hal ini dapat dinterpretasikan bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan maka kesempatan untuk memperoleh pekerjaan semakin banyak, e) pertumbuhan ekonomi juga memiliki pengaruh yang signifkan terhadap kemiskinan dan bertanda negatif, hasil tersebut dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi pertumbuhan ekonomi maka pendapatan masyarakat semakin tinggi dengan asumsi pendapatan merata akan mengakibatkan menurunnya angka kemiskinan

The poverty rate in the District / City of Sumbawa Island from year to year tend to fluctuate. Development of varying levels of poverty is not only influenced by the performance and policies of local governments in development but also by all elements of society. Poverty is not something that can not be changed because of public policy and action can help reduce the amount of poverty on the island of Sumbawa. The high level of poverty on the island of Sumbawa in general can be seen from the growing amount of poverty every year. The research was conducted in the District / City of Sumbawa Island by using secondary data with years of observations from the period 2004 to 2009. Research carried out by the approach of literature from various statistical publications with the aim to analyze the effect of GDP growth in the agricultural sector, unemployment, education levels and economic growth on poverty. The data was tested with three methods of pooling data, the method of Ordinary Least Squares (OLS), fixed effect method and the method of random effects. To determine the best method in determining the best model performed Hausman test. Based on the results of Hausman test diproleh best model is the fixed effect method. Based on the analysis with fixed effects methods obtained the following conclusions: a) increased PDRBP not guarantee poverty reduction it is caused by the acquisition of agricultural land is uneven, mostly farmers in rural areas only as tenants only, so do not fully enjoy the fruits of agriculture, b) more high unemployment rates actually reduce poverty, although not significantly. This occurs because most workers become productive workers and families left behind still earn an income, c) education level significantly affects poverty. This can be interpreted that the higher the education level of the opportunity to gain more and more jobs, e) economic growth also has effects on poverty and marked signifkan negative, these results can be interpreted that the higher the economic growth of the income the higher the revenue evenly with the assumption would result in reduced poverty.

Kata Kunci : Ordinary Least Square (OLS), Fixed effect, Random Effect, Kemiskinan, Pulau Sumbawa.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.