PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH BANK TERKAIT DENGAN AKIBAT TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG
Dhika Putra Prasetya, SH, Purman Hidayat, S.H., M.Hum.
2012 | Tesis | S2 Magister HukumPenelitian ini untuk mengetahui upaya bank dalam memberikan perlindungan hukum bagi para nasabah terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang. Metode Peneltian yang digunakan dalam penulisan tesis ini adalah normatif empiris, yang meliputi penelitian terhadap azas-azas, kaidah-kaidah dan berbagai pengertian hukum yang berkaitan dengan Perlindungan Nasabah Terhadap Tindak Pidana Pencucian Uang, sedangkan untuk melengkapi data normatif dilakukan juga penelitian empiris yang menghasilkan data lapangan. Jenis data yang dicari ialah data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi kepustakaan (library Research) dengan mengumpulkan data dari referensi peraturan perundang-undangan, majalah atau artikel serta internet. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa usaha Bank untuk melindungi nasabahnya adalah; Bank melakukan identifikasi dan mengklasifikasikan data terhadap calon Nasabah atau Nasabah ke dalam kelompok perseorangan, perusahaan, atau Beneficial Owner. jika Bank meragukan atau tidak meyakini identitas Beneficial Owner, maka Bank menolak untuk melakukan hubungan usaha atau transaksi dengan calon nasabah atau Walk in Customer. Dalam rangka upaya melindungi para nasabah terhadap dampak Tindak Pidana Pencucian Uang adalah; Bank menjaga tingkat kewaspadaan dengan cara, melakukan pemantauan langsung, mewaspadai para kriminal yang dapat memanfaatkan sistem keuangan sebagai sarana kegiatan pencucian uang. Transaksi Keuangan Mencurigakan berupa Tindak Pidana Pencucian Uang. Penyempurnaan yang dapat dilakukan menyangkut unsur-unsur dan indikator Transaksi Keuangan Mencurigakan berupa Pencucian Uang dan Upaya Mengenal Nasabah. Lembaga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) disarankan untuk terus menambah dan menyempurnakan aturan-aturan teknis upaya pengenalan/identifikasi nasabah, acuan pelaporan oleh Bank yang relevan dengan pencucian uang. Dengan pengaturan dan kerjasama kelembagaan yang kuat, Nasabah atau calon Nasabah akan merasa nyaman untuk menyimpan dana dan melakukan transaksi keuangan tanpa disertai rasa takut terkena dampak pencucian uang oleh pihak lain.
This study to determine the bank's efforts in providing legal protection for clients against money laundering. Peneltian methods used in the writing of this thesis is a normative empirical, which includes study of principles, rules and various legal terms relating to Customer Protection Against Money Laundering, while for the complete normative data also conducted empirical research that generates data field. The type of data sought is secondary data. Data collection techniques used is literature study (Research Library) by collecting data from the reference legislation, magazines or articles and the internet. From this research it is known that the Bank's business to protect its customers are; Bank to identify and classify the data to the prospective Customer or the Customer into a group of individuals, companies, or Beneficial Owner. if the Bank doubts or do not believe the identity of the Beneficial Owner, the Bank refused to do the business relationship or transaction with a prospective customer or the Walk in Customer. In an effort to protect its clients against the impact of the Money Laundering; Bank to maintain the level of vigilance by the way, do direct monitoring, alert to criminals who can exploit the financial system as a means of money laundering activities. Suspicious transactions in the form of money laundering. Improvements can be made concerning the elements and indicators of suspicious transactions in the form of Money Laundering and Know Your Customer Efforts. Institution Center for Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) is recommended to continue to add and refine the technical rules of recognition efforts / customer identification, reporting by the Bank's benchmark is relevant to money laundering. Institutional arrangements and cooperation with a strong, customer or potential customer will feel comfortable to save funds and conduct financial transactions without the fear of money laundering affected by the other party.
Kata Kunci : Pencucian Uang, Perlindungan Nasabah, Rahasia Bank