Laporkan Masalah

Pengembangan Produk Gel Aloe vera Chinensis Lapis Coklat Sebagai Potensi Lokal Kalimantan Barat

RINI FERTIASARI, Dr. Nafis Khuriyati, STP, M.Agr

2011 | Tesis | S2 Teknologi Industri Pertanian

Dewasa ini produk berbahan baku alami semakin disukai masyarakat. Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kembali menggunakan bahan alami (back to nature), membuat Aloe vera menjadi salah satu tanaman yang diminati oleh masyarakat. Aloe vera merupakan kmoditas unggulan di Pontianak. Prospek pengusahaan tanaman ini ditunjang oleh bukti adanya manfaat dan khasiat Aloe vera yang sangat besar serta permintaan pasar yang terus meningkat. Dari segi kandungan nutrisi, gel Aloe vera mengandung beberapa mineral seperti Zn, K, Fe dan vitamin seperti Vitamin A, Bl, B2, B12, C dan E, Inositol, asam folat, dan kholin serta mengandung 17 jenis asam amino penting. Kandungan nutrisi yang demikian lengkap dan bervariasi pada Aloe vera berpeluang besar untuk diolah menjadi makanan camilan kaya vitamin. Berdasarkan program diversifikasi pangan dari Aloe vera center (AVC), perlu adanya pengembangan produk dari gel Aloe vera untuk segmen pasar yang semakin luas. Salah satunya adalah dengan penambahan lapis coklat pada gel Aloe vera sebagai makanan camilan kaya vitamin. Pengembangan produk Aloe vera sebagai potensi lokal Kalimantan Barat secara keseluruhan menggunakan metode Value Engineering (VE), namun pada tahap informasi menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD), dan yang terakhir adalah analisis finansial. Konsep terpilih adalah konsep 1 dan konsep ini layak untuk dikembangkan.

Nowdays, products made from natural raw material increasingly appreciated by society. Public awareness of health and natural materials usage (back to nature concept), make Aloe vera becomes one of community interest. Aloe vera is an excellent commodity in Pontianak. Cultivation prospect of this plant is supported by the evidence of benefits and merit of Aloe vera and also market demand growth. In terms of nutrients, Aloe vera gel contains some minerals such as Zn, K, Fe and vitamins such as Vitamins A, Bl, B2, B12, C and E, Inositol, folic acid, and kholin and also contains 17 types of essential amino acids. Those completed and varied nutrient contents in Aloe vera have a great opportunity to be processed into snack food which rich in vitamins. Based on the diversification program of Aloe vera center (AVC), product development of Aloe vera for wider market segment is needed to be done. One is the addition of chocolate coating on Aloe vera gel as a snack food which makes it rich in vitamins. Product development of Aloe vera as a local potential of West Borneo used Value Engineering method (VE). Information stage used Quality Function Deployment method (QFD), and continued by financial analysis. Selected concept in this research first is feasible to develop.

Kata Kunci : Pengembangan produk, Value Engineering (VE), Quality Function Deployment (QFD), Analisis finansial


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.