Laporkan Masalah

KONSEP AMACCANG MASYARAKAT BUGIS DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN

ISKANDAR, Dr. M. Mukhtasar Syamsuddin

2011 | Tesis | S2 Ilmu Filsafat

Penelitian yang berjudul Konsep Amaccang Masyarakat Bugis dalam Perspektif Filsafat Pendidikan, Penelitian ini dilatar belakangi oleh keperihatinan terhadap kondisi pendidikan yang ada di Indonesia yang kian tidak menentu serta dengan mudahnya nilai-nilai budaya luar masuk dalam kehidupan masyarakat tanpa melalui seleksi yang sesuai budaya bangsa. Akibatnya nilai-nilai budaya lokal diabaikan, bahkan dengan mudahnya diganti oleh nilai-nilai budaya Barat yang tidak relevan dengan budaya nasional. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan memahami hakikat pendidikan masyarakat Bugis dengan sudut pandang filsafat pendidikan, sebagai sebuah kearifan lokal dalam hal ini adalah konsep Amaccang khususnya menyangkut nilai-nilai filosofis pendidikan yang ada di dalamnya, sehingga dapat digunakan sebagai rujukan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian literatur atau kepustakaan (library research). Objek material dalam penelitian ini adalah Konsep Amaccang Masyarakat Bugis, sedangkan objek formal yang digunakan sebagai alat analisis adalah Filsafat Pendidikan. Adapun metode yang digunakan adalah metode hermeneutika. Selain metode hermeneutika, digunakan juga metode heuristika. Metode heuristika digunakan terkait dengan relevansi konsep Amaccang terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia, dengan unsur-unsur metodis pengkajiannya adalah deskriptif, interpretasi, dan verstehen. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah (1) esensi konsep amaccang masyarakat Bugis sebagai sebuah budaya; (2) Kontribusi konsep amaccang bagi pengembangan pendidikan di Indonesia; (3) Relevansi konsep Amaccang masyarakat Bugis bagi pengembangan pendidikan di Indonesia merupakan salah satu temuan yang memiliki peranan penting di dalam upaya pengembangan pendidikan di Indonesia karena nilai-nilai filosofis tersebut digali dari pemikiran bangsa Indonesia sendiri, dalam hal ini adalah masyarakat Bugis. Terkait dengan temuan tentang nilai-nilai kearifan lokal, dalam upaya pengembangan pendidikan di Indonesia yang sesungguhnya, nilai-nilai tersebut, perlu diimplementasikan di dalam diri generasi penerus bangsa. Nilai-nilai filosofis yang dimaksud. Pertama, nilai kejujuran, nilai kejujuran merupakan landasan penting bagi pengembangan pendidikan. Kedua, nilai kepatutan yang selayaknya direalisasikan dalam dunia pendidikan sebagai suatu pembentukan kepribadian dan pengembangan seseorang sebagai makhluk individu, makhluk sosial, makhluk susila dan makhluk beragama. Ketiga, nilai keteguhan, Nilai keteguhan memiliki peranan penting dalam bidang pendidikan, terutama dalam menentukan visi pendidikan, dengan visi pendidikan diharapkan dapat menentukan tujuan pendidikan yang jelas

The study entitled, The Concept of Amaccang of Bugis Society in Philosophy of Education Perspective, is driven from the thoughtfulness of the erratic educational condition in Indonesia and the easy entrance of foreign cultural values into community life without any appropriate selection based national cultures. As a result, local cultural values are ignored and replaced by the Western cultural values which are irrelevant to the national cultures. The main purpose of this study is to describe and understand the nature of Bugis education, the concept of amaccang, in the philosophy of education perspective. Not just as a local wisdom, the concept of amaccang also has educational values which can be used as a reference in the quality improvement of education in Indonesia. This study is a type of literature or library research. Material object in this study is the Concept of amaccang in Bugis society, while the formal object used as an analytical tool is the Philosophy of Education. The method used is hermeneutics. In addition to hermeneutics, heuristics method is used as well. Heuristic method used is related to the relevance of the concept of amaccang towards the development of education in Indonesia with its methodological studies elements namely descriptive, interpretation, and verstehen. The results obtained in this study are (1) the essence of the concept of amaccang in Bugis society as a culture, (2) the contribution of amaccang concept towards the development of education in Indonesia, (3) the relevance of amaccang concept in Bugis society for the development of education in Indonesia is one of the findings which has important roles in educational development in Indonesia where those values are extracted from the Indonesian nation, in this case, the Bugis. Related to the findings about the values of local wisdom towards the real development of education in Indonesia, those values need to be implemented within the next generation. The values are; firstly, the value of honesty, it is an important basis towards the development of education. Secondly, the value of decency, it should be realized in the world of education as a formation and development of one’s personality as individual beings, social beings, moral beings and religious beings. Thirdly, the value of determination, it also has an important role in education, particularly in determining the educational vision, because a vision of education is expected to determine clear educational goals.

Kata Kunci : Filsafat Pendidikan, Masyarakat Bugis, Amaccang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.