UNGKAPAN EMOSI DALAM NOVEL THE OLD MAN AND THE SEA DAN ESCAPE
ABDUL AZIZ HUNAIFI, Prof. Dr. Soepomo Poedjosoedarmo
2011 | Tesis | S2 LinguistikPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan ungkapan emosi dalam novel The Old Man And The Sea dan Escape. Peneliti menjelaskan tiga hal, yaitu: (1) kategori emosi dalam novel The Old Man And The Sea dan Escape; (2) bentuk-bentuk kalimat dalam mengungkapkan emosi; dan (3) karakteristik masyarakat barat dalam mengekspresikan emosi verbal. Data penelitian diambil dari novel The Old Man And The Sea dan novel Escape. Kajian ungkapan emosi dalam novel The Old Man And The Sea dan Escape ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik pustaka, yaitu memanfaatkan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data. Data kebahasaan yang diambil dari sumber pustaka adalah 56 ungkapan dalam novel The Old Man And The Sea dan 788 ungkapan dalam novel escape. Selanjutnya, data yang terkumpul akan dianalisis mengikuti cara kerja Paolo Santangelo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perkembangan yang signifikan dalam bentuk ungkapan-ungkapan emosi dari masa ke masa. Hal itu dapat dilihat dari banyak dan bervariasinya ungkapan-ungkapan emosi yang terdapat dalam novel Escape (2007) dibandingkan dengan novel The Old Man And The Sea (1952). Hal ini sesuai dengan teori yang dijelaskan oleh Santangelo (1995) bahwa emosi dipengaruhi oleh faktor-faktor budaya masyarakat. Ketika budaya masyarakat berkembang pesat maka bentuk ungkapan emosi juga akan lebih bervariasi. Selain itu, ungkapan emosi dapat tersampaikan dengan menggunakan berbagai bentuk kalimat, kecuali kalimat perintah. Di tambahkan pula bahwa di dalam penelitian ini juga memberikan bukti bahwa masyarakat barat cenderung ekspresif di dalam mengungkapkan emosi. Hal ini tidak lepas dari karakter budaya masyarakat barat yang individualism.
This study is aimed to describe the expressions of emotion in the novel The Old Man And The Sea and Escape. Researcher explains three things, namely: (1) categories of emotion in the novel The Old Man And The Sea and Escape, (2) forms of words in expressing emotions, and (3) the characteristics of western societies in expressing emotions verbally. The research data are taken from the novel The Old Man And The Sea and Escape. The study of emotion expressions in the novel The Old Man And The Sea and Escape uses a qualitative descriptive approach. The collection of data uses literature techniques, namely utilizing written sources for obtaining data. Linguistics data are taken from the data sources that 57 data are from the novel The Old Man And The Sea and 788 data are from Escape. Then, data collected are analyzed by following Paolo Santangelo framework. The results show that there is a significant development in the form of emotion expressions from time to time. It can be seen from the expression variations of emotions contained in the novel Escape (2007) compared with the novel The Old Man And The Sea (1952). This is consistent with the theory described by Santangelo (1995) that emotions and states of mind are influenced by cultural factors. When the culture is rapidly growing, so, the emotion expression forms will also be more varied. In addition, emotion expressions can be delivered using various forms of sentence, except the command sentences. In addition, this study also provides evidences that in western societies tend to be expressive in expressing emotions and states of mind. This is not separated from the cultural character of individualism in Western society.
Kata Kunci : emosi, karakter budaya, masyarakat barat