Laporkan Masalah

EQUITABLE TRANSPORT INFRASTRUCTURE TO SUPPORT EDUCATION ACTIVITIES

Juhri Iwan Agriawan, Ir. Heru Sutomo, M. Sc. (Eng)., Ph.D

2011 | Tesis | S2 Pengel. Infrastruktur & Pembangunan Masy.

Pendidikan adalah sektor yang sangat penting dalam membekali siswa dengan kemampuan yang cukup dalam menghadapi kehidupan masa depannya. Pendidikan juga penting dalam rangka mengatasi ketidakadilan sosial: menyediakan kemampuan untuk menciptakan peluang dalam mengakses sumber daya. Pendidikan oleh karena itu tidak hanya berhadapan dengan pelajaran formal di kelas seperti matematika atau geografi atau yang lain, tapi juga aktivitas di luar kelas menjadi penting. Meski demikian, diketahui bahwa sekolah juga merupakan wilayah di mana ketidak adilan sosial berkembang. Penelitian ini menganalisis keadilan infrastruktur transportasi sekolah dan mengusulkan metode untuk mengukurnya. Berlokasi di Kota Yogyakarta dan menggunakan data 150 sekolah dasar, penelitian ini menggunakan aksesibilitas sebagai indikator untuk mengukur kesetaraan kesempatan (equality of opportunity) bagi siswa dari berbagai macam latar belakang (kelas ekonomi, agama) dalam mengakses sekolah. Ketersediaan sekolah berdasarkan kualitas dan tipe (sekolah dasar negeri/Islam/Nasrani) dilihat sebagai manfaat sedangkan waktu perjalanan dianggap sebagai biaya. Data sekunder digunakan dari PODES juga data lain dari menggunakan aplikasi GIS. Disimpulkan bahwa tingkat keadilan infrastruktur transportasi yang melayani anak sekolah cukup tinggi. Distribusi manfaat dari transport sekolah dalam bentuk waktu tempuh rata-rata sama di semua bagian kota dan untuk semua golongan sosial, menunjukkan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses sekolah. Meskipun demikian, tingkat aksesibilitas sangat rendah jika dibandingkan satu sama lain. Untuk memperbaiki kondisi ini, intervensi yang dilakukan akan memberikan hasil terbaik jika menggunakan indikator dari kelompok miskin dan kelompok Islam sebagai dasar pengembangan, dalam hal ini adalah penambahan sekolah-sekolah negeri (yang memberikan keterjangkauan biaya tinggi) dan jumlah sekolah Islam dalam jarak berjalan kaki (dalam wilayah satu desa).

Education is important sector in providing children with sufficient capability to deal with their future life. Education is also important to tackle the social inequalities, where education provides capability to create opportunities to access resources and catch up the more advantaged group. Education is therefore not only dealing with mathematics and geography or other formal knowledge based activity, but also dealing with all activities related to them, direct or indirect. However it is suggested that the school as part of education process also place where inequality is developed. This research is to analyze the equity of school transport infrastructure and propose its measuring method. Located at Yogyakarta City and use 150 elementary schools data, this research use accessibility as indicator of equality of opportunity for student from various background (poor, non poor, Moslem and Christian) to access school. The availability of school according to school quality and type (Islamic/Christian/State school) is seen as benefit while the time travel is seen as disutility/cost. Secondary data is used from national survey while other data from the GIS processing. It is concluded that the level of equity in school transport infrastructure is high. This is a good environment for providing children more equal opportunity to develop their capacity. The measures show that for any social group, the distribution of benefit from transport to school is similar, suggesting that they have equal opportunity to access school. However the level of accessibility is very low if it is compared each other. Some area has high accessibility while other (large number) has low accessibility. Improving this condition, the intervention will have high impact on overall system where it use the poor need and Moslem need as basic of intervention, in this case is by providing free/affordable school and Islamic school in walking distance.

Kata Kunci : Aksesibilitas, angkutan umum, tingkat keadilan, transportasi sekolah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.