PERAN DAN STRATEGI KELOMPOK NEOKONSERVATIF DALAM INVASI AMERIKA SERIKAT KE AFGHANISTAN
ICHWAN PURWATA, SS, Drs. Dafri Agussalim, M. A.,
2011 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaPenelitian bertujuan mendeskripsikan neokonservatif dalam konstelasi politik Amerika Serikat (AS), menelusuri jaringan neokonservatif, strategi mereka menanamkan pengaruh, serta menyingkap peran dan strategi neokonservatif pada pengambilan keputusan kebijakan luar negeri AS pada invasi Amerika Serikat ke Afghanistan tahun 2001. Dalam tesis ini menganalisis seberapa besar peran dan strategi yang dimainkan oleh neokonservatif dalam pengambilan keputusan luar negeri AS pada invasi Amerika Serikat ke Afghanistan tahun 2001. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan atau library research. Pembahasan dan analisis didasarkan atas data-data yang dikumpulkan dari bahan-bahan bacaan yang relevan dengan topik yang menjadi fokus penelitian ini adalah peran dan strategi kelompok neokonservatif dalam invasi Amerika Serikat ke Afghanistan tahun 2001. Hasil bahasan dan analisis tersebut disajikan dalam bentuk kajian yang bersifat deskriptif analitik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran dan strategi sangat besar dalam kebijakan luar negeri AS. kelompok ini memiliki jaringan yang tersebar dalam berbagai lini dan memiliki hubungan yang sangat kokoh dengan organ-organ kunci yang menopangnya. Mereka memiliki organisasi rapi dan staf profesional yang secara terus menerus menjalin kontak dengan para pengambil kebijakan luar negeri AS. mereka juga mempunyai prosedur tertentu dalam merumuskan dan memperjuangkan tuntutannya sehingga mampu mempengaruhi keputusan kebijakan luar negeri AS sesuai dengan keinginan mereka. Kebijakan luar negeri AS dalam menginvasi Afghanistan tahun 2001 merupakan produk rasionalitas yang diusung oleh kelompok neokonservatif. Menurut mereka, AS harus tanggap dalam menyikapi kondisi yang terjadi dengan melancarkan perang melawan terorisme. AS harus menancapkan pengaruh dan hegemoni AS sebagai satu-satunya negara adidaya di dunia, penjamin keamanan global.
The aim of this research describes the constellation of American foreign policy, trace neoconservative networks and fundamental ideology, their strategies to implant influence and reveal role and strategy of neoconservative group in American invasion to Afghanistan in 2001. This thesis analyzes how powerful the role and strategy of neoconservative group in American invasion to Afghanistan in 2001. This research employs library research method. Discussion and analysis based on data collected from literatures relevant to topic of this research focus: the role and strategy of neoconservative group in American invasion to Afghanistan in 2001. Result of discussion and analysis are presented in descriptive-analytic review. Results of this research show that the role and strategy of neoconservative becomes very powerful in American foreign policy. This group has networks that spread in various lines and has solid relationship with their key supporters. They have qualified organizations and professional staffs that keep contact continually with American foreign policy decision makers. They have also certain procedures in formulating and struggling for their pursuits, therefore they could influence American foreign policy decision according to their wishes. American foreign policy of Afghanistan invasion in 2001 becomes a rational product of neoconservative. According to them, America has to be reactive in responding condition by war on terrorism. America has to implant influence and American hegemony as the only superpower country of the world, a global security guaranteed.
Kata Kunci : Peran, Strategi, Neokonservatif, Invasi Amerika Serikat