ANALISIS KERAGAAN KETAHANAN PANGAN TINGKAT RUMAH TANGGA DI KABUPATEN BANTUL
WINDU UTAMI SURYA DEWI, S.Pd, Dr.Ir. Suhatmini Hardyastuti, SU.
2012 | Tesis | S2 Ekonomi PertanianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi rumah tangga secara keseluruhan dan berdasarkan kategori daerah risiko kerawanan pangan, mengetahui ketahanan pangan tingkat rumah tangga secara keseluruhan dan berdasarkan kategori daerah risiko kerawanan pangan, dan mengetahui keragaan ketahanan pangan tingkat rumah tangga melalui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan tingkat rumah tangga secara keseluruhan dan berdasarkan kategori daerah risiko kerawanan pangan. Kabupaten Bantul dipilih sebagai lokasi penelitian karena di tingkat lokal Kabupaten Bantul mampu menyediaan kebutuhan pangan untuk penduduknya, tetapi di tingkat rumah tangga masih ditemui kejadian balita gizi buruk. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dan sampel sebanyak 135 rumah tangga ditentukan secara purposive. Metode analisis untuk mengetahui ketahanan pangan tingkat rumah tangga menggunakan klasifikasi silang antara pangsa pengeluaran pangan dan kecukupan energi Jonsson dan Toole, sedangkan faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan tingkat rumah tangga digunakan regresi ordinal logit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga di Kabupaten Bantul secara keseluruhan dan berdasarkan kategori daerah risiko kerawanan pangan termasuk dalam kategori tidak tahan pangan. Faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan tingkat rumah tangga secara keseluruhan adalah jumlah anggota rumah tangga, pendidikan ibu rumah tangga, pendapatan, harga mie instan, dan harga gula pasir. Faktor yang mempengaruhi kerahanan pangan tingkat rumah tangga pada kategori risiko rawan pangan ringan adalah pendapatan dan harga beras. Faktor yang mempengaruhi kerahanan pangan tingkat rumah tangga pada kategori risiko rawan pangan sedang ibu rumah tangga dan harga mie instan. Faktor yang mempengaruhi kerahanan pangan tingkat rumah tangga pada kategori risiko rawan pangan tinggi adalah jumlah anggota rumah tangga dan pendapatan.
This research aims to find a description of the household as a whole and based on the risk of food insecurity categories, know the level of household food security as a whole and by categories of risk areas of food insecurity, and knowing diversity household level food security through the factors influence household food security levels overall and by categories of risk areas of food insecurity. Bantul was chosen as location of this research because the ability to provide food for the residents, but in households level still found the incidence of malnutrition toddlers. Descriptive analytic method was applied by implementing purposive sampling to get 135 households as respondents in this research. Analytical methods to determine the level of household food security used crossclassification between the share of food expenditure and energy sufficiency by Johnson and Toole cit Maxwell, et al. (2000), while ordinal logistic regression model was implemented to determine factors influence household food security levels. The results showed that households in Bantul as a whole and by categories of risk food insecurity areas included not stand of food. Factors influence household-level food security as a whole is the sum of household members, housewives education, income, price of instant noodles, and price of. Factors influence food security at household level in categories of food insecurity light in weight risk area are income and price of rice. Factors influence food security at household level in categories of food insecurity moderate risk area are housewives education and the price of instant noodles. Factors influence food security at household level in categories of food insecurity severe risk area are the number of household members and income.
Kata Kunci : Ketahanan Pangan Tingkat Rumah Tangga, Regresi Ordinal Logit