EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PROFILAKSIS TERHADAP KEJADIAN INFEKSI LUKA OPERASI DI BANGSAL BEDAH ANAK RSUP DR. SARDJITO YOGYAKARTA
Prasetya Anang Baja,S.Farm, Dra. AM. Wara Kusharwanti, M.Si., Apt.
2011 | Tesis | S2 Mag.Farmasi KlinikInfeksi luka operasi yang merupakan bagian dari infeksi nosokomial termasuk salah satu masalah kesehatan yang cukup serius di rumah sakit. Di samping dampak medik berupa tingginya morbiditas dan mortalitas penyakit, infeksi nosokomial memberi dampak biaya yang cukup besar dalam sistem pelayanan kesehatan. Pasien yang menjalani tindakan pembedahan mempunyai risiko tinggi mengalami infeksi luka operasi. Pemilihan antibiotika profilaksis yang sesuai pada tindakan pembedahan sangat menentukan keberhasilan dalam mencegah terjadinya infeksi luka operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya angka kejadian infeksi luka operasi dan mengevaluasi kesesuaian penggunaan antibiotika profilaksis dalam pencegahan infeksi luka operasi yang diberikan pada pasien bedah anak di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan studi deskriptif analitik melalui penelusuran data yang dilakukan secara prospektif dengan melakukan pengamatan klinis pada pasien anak yang mengalami tindakan pembedahan selama periode Agustus – Oktober 2008. Analisa dan evaluasi data berupa deskripsi pola penggunaan antibiotika profilaksis dan angka kejadian infeksi luka operasi serta hubungan antara penggunaan antibiotika profilaksis dengan kejadian infeksi luka operasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa besarnya angka kejadian infeksi luka operasi akibat tindakan pembedahan sebanyak 3 kasus (7,14%) dari jumlah total 42 kasus bedah anak. Persentase kesesuaian penggunaan antibiotika profilaksis terhadap kejadian infeksi luka operasi ditinjau dari aspek kesesuaian jenis antibiotika sebesar 35,72%, aspek kesesuaian dosis sebesar 92,86%, aspek kesesuaian rute pemberian sebesar 92,86%, aspek kesesuaian waktu pemberian sebesar 52,38% dan dari aspek kesesuaian interval pemberian sebesar 57,14%.
Surgical Site Infection that be part from nosocomial infection belong one of the well-being serious problem at hospital. Beside impact medic shaped height morbidity and disease mortality, nosocomial infection give big cost impact in well-being service system. Patient that endure surgery has high risk experiences Surgical Site Infection. Election antibiotic prophylaxis correct in surgery action very determine success in prevent the happening of surgical site infection. This research aims to detect surgical site infection insident number and evaluate use appropriate antibiotic prophylaxis in surgical site infection prevention that given in pediatric surgery patient at RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. This research type is observasional with analytic descriptive study plan passes data collected that done according to prospective with do clinical observation in pediatric patient that experiences surgery action during August - October 2008. Analysis and evaluation data shaped use pattern description antibiotic prophylaxis and Surgical Site Infection insident number with connection between use antibiotic prophylaxis with Surgical Site Infection insident. Result obtained in this research show that insident number of surgical site infection in surgery action consequence is 3 cases (7,14%) from full scale 42 child operation cases. Percentage of appropriate antibiotic prophylaxis towards surgical site infection insident is reviewed from kind appropriate aspect antibiotic is 35,72%, dose appropriate aspect is 92,86%, gift route appropriate aspect is 92,86%, gift time appropriate aspect is 52,38% and from gift interval appropriate aspect is 57,14%.
Kata Kunci : antibiotika profilaksis, infeksi luka operasi, bedah anak.