Laporkan Masalah

PERAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A YOGYAKARTA DALAM PEMBINAAN NARAPIDANA

Dwi Setyo Wahyudi, Drs. Djuni Prihatin, M.Si

2012 | Tesis | S2 Sosiologi minat Kebijakan dan Kesejahteraan Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Yogyakarta dalam pembinaan Narapidana. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2009 - 2010. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif (Qualitative Research) dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini meliputi 7 pegawai lAPAS, 7 Narapidana, 3 Eksnarapidana. Obyek penelitian ini adalah pembina lAP AS yang melakukan pembinaan dalam bidang mental dan keterampilan. Analisis dilakukan dengan teknik analisis kualitatif deskripti£ melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, pola pembinaan Narapidana adalah melalui tiga tahapan, yaitu tahap pertama maksimal security, tahap kedua medium security, tahap ketiga minimal security. Kedua, akar kejahatan Narapidana bersumber pada stigma, masalah pengangguran, ketidakharmonisan rumah tangga, lemahnya mental spiritual, dan lemahnya skil dan keterampilan. Ketiga, peran IAPAS dalam pembinaan Narapidana adalah pemberdaya~n dalam aspek memperkuat mental spiritual dan pemberdayaan dalam aspek memperkuat skil keterampilan Narapidana. Kesimpulannya, lAPAS memiliki peran yang cukup penting dalam mengembalikan Narapidana menjadi masyarakat yang tidak menyimpang.

This research intent to know Correctional Institution Role Brazes II A Yogyakarta in Prisoner construction. This research is done on year 20Q9 - 2010. This research constitute kualitatifs research (Qualitative Research)with descriptive approaching. Gathered data via interview, observation, and documentation. This observational subject covers 7 lAP AS clerks, 7 Prisoners, 3 Ex prisoners. This observational object is lAP AS builder that do construction in mental and skill area. Analysis did by analysis kualitatifs tech descriptive through data reduction step, data representation, and conclusion pull. Result observationaling to point out that: first, Prisoner construction pattern is pass through three steps, which is first phase maximal security, second phase medium security, minimal phase security. Both of , Prisoners criminological root stemmed on stigma, unemployment problem, family inharmonious, its frail is spiritual's mental, and skil's frail and skill. Third, lAP AS role in Prisoner construction is aspect deep empowerment strengthen spiritual's mental and empowerment in aspect strengthens skil Prisoner skill. In conclusion, lAPAS has role that adequately is of important deep back Prisoner as society that doesn't deviate.

Kata Kunci : Pembinaan, Peran LAPAS, Narapidana. xi


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.