ANALISIS PENGARUH KESEHATAI\I KEUAIYGAI\I BAFTK TERIIADAP KONTRIBUSI SOSIAL BAI\IK T]MT]M SYARHII INDONASIA
SANDI ANDIKA, Tri Widodo, P.hD,
2011 | Tesis | S2 Agama dan Lintas BudayaPertumbuhan perbankan syariah pasca diterbitkannya Undang-undang Nomor l0 tahun 1998 sangat signifikan, yang sebelumnya hanya ada satu bank syariah yaitu BMI pada tahtn 1992. Menjamurnya bank-bank syariah di tengdhtengah masyarakat muslim di Indonesia diharapkan mampu memberikan perubahan yang signifikan terhadap permasalahan yang melanda masyarakat Indonesia yaitu kemiskinan dan berbagai macam kesenjangan sosial lainnya. Dengan demikiaq sebagai perbankan yang berbasis Islam, tentu seharusnya bank syariah memberikan keseimbangan antara prestasi bank syariah dalam hal ini diketahui melalui tingkat kesehatan bank syariah dengan kontribusi sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan bank syariah, kondisi kontribusi sosial bank syariah dan menganalisis keterpengaruhan antara kesehatan keuangan bank syariah dengan kontribusi sosial bank syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Objek penelitian ini adalah 3 (tiga) bank umum syariah yaitu Bank Muamalat Indonesia (Btntr), Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank Mega Syariah Indonesia (BMSI). Periode penelitian ini selama 7 (tujuh) tahun dari tahun 2004 sampai 2010. Melalui analisis deskriptif diketahui bahwa secara umum kesehatan bank syariah dalam kondisi sehat dengan BMI mendapat nilai kredit tertinggi sebesar 97,14 selanjutnya BMSI dan BSM mendapat nilai kredit 89,31 dan 85,48. Sedangkan kontribusi sosial bank syariah secara umum dalam kondisi cukup baik, BSM mendapat nilai kredit tertinggi sebesar 71,85 selanjutnya BMSI dan BMI dengan masing-masing nilai kredit sebesar 68,35 dan 68,07 . Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan 3 (ttga) metode pendekatan yaitu Pooled Ordirmry Least Squares (PLS), Fixed Effect Methode (FEM) dan Rondom Effect Methade (REM). Melalui pemilihan model dengan Chow Test dan Hausman Test dihasilkan model yang paling efektif adalah metode PLS. Berdasarkan metode PLS dilakukan uji t, diketahui bahwa variabel independen (kesehatan keuangan bank syariah) tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen (kontribusi sosial bank syariah) berdasarkan t-statistik 1,80 < t-tabel 2.09 pada tingkat signifikansi a. :5o4. Koefesien determinasi R2 menunjukkan bahwa variabel independen kesehatan keuangan bank syariah mampu menjelaskan variasi kontribusi sosial bank syariah sebesar l4Yo sisanya sebesar 86% dijelaskan oleh variabel lain (errar term) yang tidak dimasukkan didalam persamaan model ini.
The growth of Islamic banking after the issuance of Law No. l0 of 1998 is
very significant, previously there was only one Islamic bank of BMI in 1992. The
mushrooming of Islamic banks in the midst of the Muslims in Indonesia are
expected to provide significant changes to the problems that plagued the people of
Indonesia that is poverty and a wide range of other social inequalities. Thus, as an
Islamic-basedbat*ing, Islamic banks should certainly provide a balance between
the achievements of Islamic banks in this case is identified by the soundness of
Islamic banks with a social contribution.
The purpose of this study was to determine the condition of the financial
health of Islamic banks, Islamic banks condition of social contribution and
analyze keterpengaruhan between the Islamic bank's frnancial health with the
social contribution of Islamic banks. The method used in this research is
descriptive quantitative analysis. The object of this study is 3 (tfuee) Islamic
banks namely Bank Muamalat Indonesia (Blnfl), Bank Syariah Mandiri (BSM)
and Bank Syariah Mega Indonesia (BMSD. Period of this study for 7 (seven)
years from 2004 to 2OlO. Through descriptive analysis is known that Islamic
banks in general health in a healthy state with the highest credit scores get a BMI
of 97.74 and then BMSI BSM credit scoring 89.31 and 85.48. Whi,l€ the social
contrjbution of Islamic banks are generally in pretty good condition, BSM
received the highest credit score of 71.85 then BMSI and BMI with each of the
credit score of 68.35 and 68.07. Analysis of the data used are panel data
regression analysis with 3 (three) approaches the Pooled Ordinary Least Squares
(PLS), Fixed Effect Method (FEM) and Random EfiFects Method (REM) Through
the selection of models with Chow and Hausman Test Test produced the most
effective model is the method of PLS.
Based on the PLS method performed the t test, it is known that the
independent variables (financial soundness of Islamic banks) did not significantly
influence the dependent variable (social contributions of Islamic banks) by 1.80 tstatistic
Kata Kunci : kesehatan keuongan, kontribusi sosiol, PLS, FEM, REM, Chow test, Hausmon test.