Laporkan Masalah

PERUBAHAN KARAKTER KAWASAN SAGAN LAMA YOGYAKARTA

Hatta Musthafa Adham Putra, Ir. Slamet Sudibyo, MT.

2011 | Tesis | S2 Desain Kawasan Binaan

Kawasan Sagan Lama adalah salah satu kawasan di Yogyakarta yang masih mempertahankan ciri khasnya baik secara arsitektural maupun kawasan. Secara arsitektural, kawasan ini adalah permukiman yang memiliki bentuk bangunan bergaya indisch, pengaruh kolonial belanda melekat pada keseluruhan bangunan mulai dari lahan hingga atap rumah. Secara kawasan, kawasan Sagan Lama memiliki karakter berupa permukiman dengan persil lahan yang rapi, penempatan vegetasi serta lahan tak terbangun yang terencana. Keberadaan kampung Sagan yang terletak di tengah kota menjadi bagian penting yang patut diperhatikan dalam perkembangan kawasan. Berbagai pengaruh gaya hidup dan kebutuhan manusia mulai mempengaruhi kawasan, terutama sisi komersial. Karakter kawasan mulai mengalami transformasi akibat pengaruh desakan dari kawasan sekitarnya yang tumbuh pesat dengan aroma komersialisasi. Dewasa ini beberapa bangunan mulai mengalami perubahan fungsi, struktur persil lahan, hingga gaya arsitektural bangunan. Bangunan yang awalnya hanya berupa rumah tinggal berubah menjadi warung makan, toko, sekolah, dan fungsi lain yang secara komersial dan jasa menjadi terbuka untuk umum. Kondisi ini jika dibiarkan berkelanjutan tanpa adanya arahan yang jelas, perlahan karakter kampung Sagan dikhawatirkan akan hilang. Penelitian ini merumuskan elemen pembentuk karakter kawasan Sagan Lama yang terdiri dari elemen horizontal dan elemen vertikal. Elemenelemen ini menjadi ciri khas kawasan yang mesti dipertahankan ke depannya.

Old Sagan area is an area in Yogyakarta, which still preserves its architectural and region. Architecturally, this area is a building of residential-style that has a form of Indisch, colonial influence Dutch inherent in all the land until the construction of the roof of the House. By region, the region has the character of the old settlement of Sagan with ordered plots of land, vegetation and the placement of a planned land not aroused. The existence of Old Sagan located in the middle of the city became an important part in the development of this important region. Various influences lifestyles and needs of the people began to affect the region, especially the commercial side. Character of the area began to undergo transformation because of the influence of pressure from the surrounding area is growing rapidly with commercialization. Today, several buildings began to change the function, the structure of the plots, with the architectural style of the buildings. The building which was originally only a House becomes food resto, stores, schools, and other functions that are marketed and the services that are open to the public. This condition if left without suffered a clear direction, step by step Sagan feared character of people will be lost. This study made the elements that form the character of the ancient region of Sagan that consists of elements of vertical and horizontal elements. These elements is a feature of the area that must be maintained in the future

Kata Kunci : karakter, Permukiman, indisch


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.