PENGARUH SEBARAN PRODUK WISATA TERHADAP POLA PERJALANAN WISATAWAN MANCANEGARA DI KOTA BATAM
Fara Kurnia Iranda, Drs. Bambang Sunaryo, MSc., MS.
2011 | Tesis | S2 Mag.Arsitektur PariwisataPenelitian ini bertujuan menemukan bagaimana pengaruh sebaran secara makro keruangan produk-produk wisata (atraksi, aksesibilitas, amenitas) terhadap bentuk pola-pola perjalanan yang spesifik dari wisatawan mancanegara di Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan lokus Kota Batam, mengacu kepada Satuan Wilayah Pengembangan Pariwisata Kota Batam yang telah ditetapkan oleh pemerintah setempat. Temuan-temuan yang dihasilkan yaitu: (1) Sebaran keruangan tipologi wisata berdasarkan ragam atraksinya di wilayah Batam (2) Sebaran keruangan jalur-jalur akses dari/ menuju dan di dalam wilayah Batam (3) Sebaran keruangan akomodasi per klasifikasinya dan fasilitas makan/ minum wisatawan di wilayah Batam (4) Interaksi spasial atas sebaran ketiga produk wisata di wilayah Batam (5) Karakteristik wisatawan mancanegara dan sebarannya per pintu-pintu kedatangan di wilayah Batam (6) Pola-pola perjalanan wisman berdasarkan preferensinya terhadap produk wisata di wilayah Batam. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Di antara tipologi atraksi yang ada di wilayah Batam, yang terbanyak sebarannya dan dominan dikunjungi oleh wisman adalah unsur-unsur buatan terutama berbentuk hiburan (2) Sebaran atraksi secara keruangan juga teridentifikasi tidak sesuai dengan arah pengembangan pariwisata di wilayah Batam (dalam RTRW Kota Batam tahun 2004-2014) (3) Di wilayah Batam belum menunjukkan sudah adanya perencanaan sistem transportasi yang terintegrasi, khususnya untuk men-support pencapaian wisatawan ke kawasan-kawasan kepulauan (4) Pintu-pintu kedatangan dengan rute dan frekuensi perjalanannya masing-masing menjadi elemen penting yang menggerakkan kunjungan wisatawan ke kawasan-kawasan atraksi (5) Klasifikasi hotel dan sebarannya di wilayah Batam memperlihatkan adanya interaksi dengan potensi wisata dalam kawasan serta siapa target market-nya, begitu pula dengan sebaran fasilitas makan/ minumnya (restoran) (6) Interaksi antara sebaran ketiga produk wisata (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas) sangat mempengaruhi terciptanya aktifitas dan pola perjalanan wisata yang terjadi di wilayah Batam.
The aim of this research is to find the influence of tourism products (attraction, accessibility, and amenity) spatial distribution to the international tourist travel pattern in Batam Region. Research method that is used is descriptive and qualitative. This research is located in Batam Region, pointed to the Tourism Development Zone Unit of Batam set by the local government. The research findings are: (1) Spatial distribution of tourism typology based on the attraction variety in Batam (2) Spatial distribution of routes of access from/ to and within Batam (3) Spatial distribution of accommodation (by type) and restaurant in Batam (4) Spatial interaction of the tourism products distribution in Batam (5) International tourists’ characteristic and the distribution in each gateway in Batam (6) International tourist travel pattern based on their preference toward tourism products in Batam. Result of the research can be concluded as: (1) Among the typologies of attraction exist in Batam, attraction made out of artificial unsure, especially kind of entertainment, dominate the distribution and be the most popular matter for the international tourists (2) The spatial distribution of attraction also identified inappropriate with the tourism development plan in Batam (refer to RTRW Kota Batam 2004-2014) (3) There’s still no integrated transportation system in Batam, notably to support tourist access within the archipelago (4) Each entry gateway with the routes and the trip frequencies be an important value to bring tourist visit to the attractions (5) Hotel classification, restaurant, and it’s distribution within Batam shows the interaction with tourism object and also the target market (6) Interaction among the tourism products (attraction, accessibility, amenity) spatial distribution influence the tourist activity and their travel pattern in Batam.
Kata Kunci : produk wisata, sebaran keruangan, wisatawan mancanegara, pola perjalanan.