KAJIAN PROBLEM PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN PEDIATRI RAWAT INAP DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Zulfa Wahyundari, Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc., Apt
2011 | Tesis | S2 Mag.Farmasi KlinikLatar belakang: Penggunaan obat untuk anak-anak merupakan hal khusus yang berkaitan dengan perbedaan laju perkembangan organ, sistem dalam tubuh maupun enzim yang bertanggung jawab terhadap metabolisme dan ekskresi obat. Berdasarkan penelitian dari New York, medication error pada pasien anak rawat inap di rumah sakit meningkat 3 kali lipat dibanding pasien dewasa. Sedangkan penelitian mengkaji tentang problem pemberian obat pada anak di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta belum pernah dilakukan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe dan persentase problem pemberian obat yang terjadi pada pasien pediatri, serta untuk mengetahui hubungan antara total kejadian problem pemberian obat dengan length of stay (LOS). Metode: Penelitian dilakukan dengan rancangan studi observasional dengan pengambilan data secara prospektif pada pasien pediatri. Populasi pada penelitian ini adalah pasien pediatri rawat inap periode Mei sampai Juli 2010. Data diperoleh dari catatan rekam medik dan wawancara dengan pasien atau keluarga, dokter dan perawat kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui tipe problem pemberian obat yang terjadi dan persentase kejadiannya. Sedangkan analisis korelasi dilakukan untuk menentukan hubungan antara total kejadan problem pemberian obat dengan length of stay (LOS). Hasil dan kesimpulan: Subyek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi pada penelitian yang dilakukan pada periode Mei hingga Juli 2010 adalah sebanyak 109 pasien. Dari 109 pasien, terdapat 38 pasien (34,86% ) yang mengalami problem pemberian obat dengan angka kejadian sebanyak 60 kejadian. Jenis problem pemberian obat yang terjadi adalah ketidaktepatan indikasi (8,47%), ketidaktepatan pemilihan obat (16,95%), ketidaktepatan pasien (5,08%), ketidaktepatan dosis (8,47%), inkompatibilitas obat (5,08%), ketidaktepatan pemilihan bentuk sediaan obat (6,78%), ketidaktepatan frekuensi pemberian obat (6,78%), ketidaktepatan waktu minum obat (35,59%),dan kegagalan menerima obat (6,78%). Selanjutnya, hasil analsis statistika menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang mengikat antara total kejadian problem pemberian obat dengan LOS (length of stay).
Background : Drug using for children is special case related to difference of organ development rate, body system and enzyme that responsible to metabolism and medicine excretion. Based on the research in New York, medication error on child inpatient in hospital increase three times to adult patient. Whereas research about drug administration problem to child patient in RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta has never done. Purpose : The purpose of this research is to know the kind and percentage of drug administration problems to pediatric patient, and aslo the relationship between total incidence of drug administration problems and length of stay (LOS). Method : This research was conducted with an observational study design with prospective data collecting in pediatric patients. Population of this research is pediatric inpatients period from May to July 2010. Data obtained from medical record and interviews with patient and family, physician and nurse then analyzed descriptively to determine the type of drug administration problem that occur and the percentage of occurrence. Correlations analysis was used to define the relationship between total incidence of drug administration problems and length of stay (LOS). Result and Conclusions : Subjects who fulfilled the inclusion criteria of research conducted on May to July 2010 are 109 patients. From those 109 patient, there were 38 patients (34,86%) who experienced drug administration problem with incidence 60 events. Type of drug administration problem that occur are: inappropriate indication (8,47%), inappropriate drug selection (16,95%), inappropriate patient (5,08%), inappropriate dosage (8,47%), drug incompatibilities (5,08%), inappropriate of drug dosage selection (6,78%), inappropriate of drug administration frequencies (6,78%), inappropriate drug usage times (35,59%), and failure in receiving medication (6,78%). Furthermore, result of statistical analysis concluded that there was no relationship between total incidence of drug administration problems and length of stay (LOS).
Kata Kunci : problem pemberian obat, pasien pediatri