Laporkan Masalah

DIPLOMASI ENERGI GAS RUSIA DALAM MEMBENDUNG PERLUASAN KEANGGOTAAN UNI EROPA KE UKRAINA (2009)

Sukarson, Dafri Agussalim, MA.

2011 | Tesis | S2 Ilmu Politik/Hubungan Internasional

Pasca runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991 banyak negara-negara Eropa bekas Blok Timur dengan alasan demi perbaikan ekonomi, kemudian memilih untuk bergabung dengan Uni Eropa. Kenyataan ini membuat Rusia merasa terancam. Moskow akan kesulitan tanpa adanya negara-negara terdekat yang mau menjadi sekutunya. Pada tahun 2007 anggota Uni Eropa sudah mencapai 27 negara. Rusia merasa keanggotaan Uni Eropa tidak boleh bertambah lagi terutama dari negara-negara Eropa bekas Blok Timur. Oleh karena itu, ketika Ukraina mengajukan diri untuk bergabung dengan Uni Eropa, Rusia berusaha untuk mencegahnya. Langkah yang diambil Rusia untuk mencegah masuknya Ukraina ke Uni Eropa adalah dengan menggunakan diplomasi energi gas. Alternatif gas dipilih karena baik Ukraina maupun Uni Eropa sama-sama memiliki ketergantungan pasokan gas dari Rusia. Dengan menghentikan pengiriman pasokan gas untuk wilayah Ukraina dan Uni Eropa, maka Ukraina dan Uni Eropa mengalami kekurangan gas yang mengganggu kegiatan perekonomian serta kegiatan masyarakatnya terutama pada musim dingin. Melihat kenyataan ini maka akhirnya Ukraina mengurungkan niatnya untuk bergabung dengan Uni Eropa dan Uni Eropa juga membatalkan niatnya untuk memasukkan Ukraina sebagai anggotanya. Keberhasilan Rusia dalam membendung perluasan keanggotaan Uni Eropa ke Ukraina membuat pengaruh Moskow di tingkat regional maupun internasional semakin meningkat.

After the collapse of the Soviet Union in 1991, many European countries of the former Eastern Bloc, for reasons of economic betterment, chose to join the European Union. This fact makes Russia feels threatened. Moscow will be weak without the presence of nearby countries who become allies. In 2007, the members of the European Union has reached 27 countries. Russia want to make the European Union membership not grow up, especially from European countries of the former Eastern Bloc. Therefore, when Ukraine had volunteered to join the European Union, Russia tried to prevent it. Russia use gas energy diplomacy for this case. Gas diplomacy was used because both Ukraine and European Union had same dependence on gas supplies from Russia. By stopping the delivery of gas supplies to Ukraine and the European Union, the economic activities and community activities of Ukraine and the European Union could be disrupted, especially in winter. This fact eventually prevent Ukraine to join the European Union and the European Union also canceled their plan to add Ukraine as a member. Russia succeed to prevent the expansion of European Union membership into Ukraine and their gas diplomacy finally increasing Moscow's influence in regional and international level.

Kata Kunci : Rusia, Uni Eropa, Ukraina dan Energi Gas.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.