SEJARAH INDUSTRI BATIK DI KOTA JAMBI 1980 – 2001
SITI HEIDI KARMELA, S.S., Prof. Dr. Bambang Purwanto, MA.
2011 | Tesis | S2 SejarahPenelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejarah industri batik di Kota Jambi selama rentang waktu tahun 1980-2001 serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi penduduk dan kontribusinya bagi ekonomi Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber sejarah yang digunakan berupa dokumen ataupun laporan resmi, buku-buku, artikel, majalah, dan buletin lewat studi kepustakaan, ditambah dengan wawancara. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan prosessual, menggambarkan pertumbuhan dan perkembangan industri batik di Kota Jambi mulai dari industri rumah tanga yang sifatnya sambilan menjadi industri kecil yang sudah berorientasi pasar atau komersil, pendekatan wilayah untuk memahami wilayah produksi maupun wilayah pemasaran batik Jambi, pendekatan ekonomi mengacu pada pembahasan perilaku yang berorientasi pada employment dan alokasi sumber daya yang langka, dan pendekatan sosiologi untuk melihat hubungan atau relasi yang terbentuk di antara pihak yang terlibat, yaitu antara juragan sekaligus pemilik sanggar atau toko batik dengan pemerintah daerah, serta juragan dengan buruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi batik di Kota Jambi bersifat fluktuatif, karena adanya perbedaan kepentingan antara perajin dengan pemerintah daerah. Perajin memanfaatkan industri batik untuk kepentingan ekonomi, sedangkan pemerintah daerah memanfaatkannya untuk kepentingan politik. Pada akhirnya disimpulkan bahwa sejarah industri batik di Kota Jambi dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi makro, dan inisiatif perajin.
This research was aimed at describing the history of batik industry in Kota Jambi from 1980 to 2001, its influence on the economy of the population and its contribution to the economy of the city. The research employed historical method which consists of the heuristic step, source criticism, interpretation and historiography. Historical sources used were in the forms of official documents or reports, books, articles, magazine and bulletins conducted through library research and interviews. It applied processual approach to describe the growth and development of the batik industry in Kota Jambi from a household industry which was mainly considered as a side job (additional job) to a market-oriented or commercial small industry, regional approach to figure out the production and marketing areas of Jambi batik, economic approach to refer to the discussion of behavior oriented to observe the established connection or relationship between the involved parties, namely between the employer as the owner of the workshop or batik shop and the government, and employer and their workers. The research results show thaht batik industrialization in Kots Jambi fluctuates due to the different interest between craftsmen and local government. Craftsmen take advantage of the batik industry for the economic interests while the local government for political one. It can be concluded that the history of the batik industry in Jambi is influenced by government policy, macro-economic conditions, and inisiative of the craftsmen.
Kata Kunci : Industri Kecil, Industri Batik, Kota Jambi, Jambi seberang, Jambi kota, Fluktuatif.