PERKEMBANGAN KEBERAGAMAAN MASYARAKAT MINANGKABAU:TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA TERHADAP NOVEL DARI SURAU KE GEREJA KARYA HELMIDJAS HEND
Nori Anggraini, Prof. Dr. Siti Chamamah Soeratno
2011 | Tesis | S2 SastraLatar belakang penelitian ini adalah adanya fenomena sosial masyarakat Minangkabau yang diungkap dalam novel Dari Surau Ke Gereja karya Helmidjas Hendra, khususnya berkaitan dengan terjadinya perkembangan keberagamaan masyarakat Minangkabau dalam novel Dari Surau Ke Gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi sosial masyarakat Minangkabau yang diungkapkan dalam novel Dari Surau Ke Gereja. Di samping itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengungkap hubungan falsafah adat dan peran pemimpin dalam masyarakat Minangkabau dalam novel Dari Surau Ke Gereja. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan karya sastra (novel) sebagai data utama. Untuk mengkaji masalah dalam penelitian ini digunakan teori sosiologi sastra yang mengacu kepada sastra sebagai refleksi sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa penyebab terjadinya perkembangan keberagamaan masyarakat Minangkabau dalam novel Dari Surau Ke Gereja, yaitu berkaitan dengan kedudukan falsafah “adat bersendikan syara`, syara` bersendikan kitabullah†dan fungsi pemimpin “tungku tiga sejerangan†(ninikmamak, alim ulama, dan cerdik pandai) tidak mampu lagi mengayomi masyarakat Minangkabau untuk tetap memegang kuat agama Islam dan adat sebagai falsafah hidup. Terjadinya perkembangan keberagamaan dalam masyarakat Minangkabau dalam novel Dari Surau Ke Gereja disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor: (1) internal: keilmuan, perkawinan, ekonomi; (2) faktor eksternal:penyebaran agama lain.
Helmidjas Hendra`s novel Dari Surau Ke Gereja present social phenomena of Minangkabau society, related religious development on Minangkabau society. Based on the background, this research aimed to discover social condition of Minangkabau society presented in novel Dari Surau Ke Gereja. In addition, this research was also to present related philosophy and leadership`s action of Minangkabau cultural in novel Dari Surau Ke Gereja. It was descriptive qualitative research using literary work (novel) as main data. This research used literary sociology theory referring to literature as social reflection of society. Result indicated that there are some factors religious development on Minangkabau society in novel Dari Surau Ke Gereja. The religious development were related to the philosophy “adat bersendikan syara`, syara` bersendikan kitabulla†and leadership`s action “tungku tiga sejerangan (ninik-mamak, alim ulama, cerdik pandai) not being considered to protect Minangkabau society to keep their religion and tradition as culture`s philosophy. The religious development in Minangkabau cultural in novel Dari Surau Ke Gereja is caused by some factors such as (1) internal`s factor:knowledge, marriage, and economic, (2)eksternal`s factor:others religion mission.
Kata Kunci : Perkembangan, keberagamaan, Minangkabau